dr. Jaka Pradipta Sp.P: Dari Seni ke Bidang Kesehatan

dr. Jaka Pradipta Sp.P: Dari Seni ke Bidang Kesehatan

Kalau berbicara tentang Covid-19, peran serta Dokter Specialist Paru-Paru sangat penting untuk menjelaskan tentang gejala dan cara penanganan penyakit satu ini. Dan salah satu Dokter yang sering menjadi pembicara untuk virus Covid -19 adalah dr. Jaka Pradipta Sp.P yang juga menjadi pembicara tamu di event Pesta Akhir Pekan Keluarga Zona Kesehatan. Siapa sangka, Dokter satu ini dulunya bercita-cita menjadi seorang Insinyur lho. Karena peran sang Ayahlah, beliau akhirnya terinspirasi untuk menjadi seorang dokter.

 

Dokter Jaka Pradipta saat ini berprofesi sebagai seorang Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi (Paru).Sebelum menjadi seorang Dokter seperti sekarang, Dokter Jaka juga pernah berpartisipasi dalam ajang Abang None Jakarta. Di ajang tersebut, beliau keluar sebagai Juara harapan 1 DKI Jakarta. Gak cuman itu saja, bersama teman-temannya, pernah mendirikan Spot Dokter untuk memudahkan masyarakat Indonesia mencari Informasi tentang kesehatan. Dari sinilah, Beliau belajar bagaimana menjadi seorang marketing yang baik dengan beberapa-beberapa strategy yang dipelajarinya.

 

Siapa sangka seorang Dokter Jaka Pradipta sangat mahir dalam dunia seni terutama bermusik. Seni dianggapnya sebagai hobi yang menjadi pelariannya di tengah kesibukannya dalam dunia kesehatan. Di tengah Pandemi Covid-19 ini, Dokter Jaka Pradipta boleh terbilang sedang sibuk-sibuknya. Ketika ditanya tentang apa dan bagaimana Covid-19 di Indonesia, beliau menjelaskan kalau Covid-19 sebenarnya sama saja di berbagai negara tetapi yang membedakan adalah “Strain” dan jenis mutasinya yang berbeda di masing-masing negara. Beliau juga mengungkapkan kalau Covid -19 adalah virus yang cukup unik karena tidak hanya menyerang pernafasan tetapi juga menyerang organ-organ lainnya.

Di zona kesehatan, Pesta Akhir Keluarga, dr. Jaka Pradipta memberikan sebuah anjuran untuk teman Bahana memakai masker tidak hanya ketika Teman bahana keluar rumah, tetapi juga ketika kita ada di rumah bila ada tamu yang datang atau ada yang sedang sakit. “Menurut saya, masker ini merupakan barier yang paling utama. Kami dokter paru selalu extra protektif dengan menggunakan masker. Masker yang kami pakai juga masker paling baik. Banyak masyarakat yang berpikir ketika di rumah itu adalah safezone dan akhirnya mereka melepas masker saat menerima tamu, padahal kita tidak tahu status kesehatan orang tersebut”.
 

Kalau teman Bahana penasaran banget tentang sosok Dokter Jaka Pradipa, Teman Bahana bisa langsung follow Instagramnya di @jakapradiptaa atau @jcowacko untuk akunnya di twitter.




Copyright © 2018 BahanaFM
Powered by

MEMBER OF