Drive-In Cinema di Jakarta Rencananya Akan Hadir pada Bulan Juni

Drive-In Cinema di Jakarta Rencananya Akan Hadir pada Bulan Juni

Pandemi virus corona membuat bioskop-bioskop yang ada di Tanah Air ditutup. Sebagai penggantinya, ada rencana untuk membuat drive-in cinema atau bioskop teater mobil. Rencana untuk membuat drive-in cinema ini muncul dari perusahaan Ergo and Co. Adam Hadziq, perwakilan Ergo and Co, menjelaskan timnya saat ini sedang mematangkan strategi untuk mengadakan drive-in cinema di Jakarta.

"Penginnya kita Juni. Kalau bisa di masa pandemi ini PSBB agak sedikit lebih longgar, penginnya kita jalan," kata Adam Hadziq. "Kita tahu sebenarnya pasar di Indonesia di masa seperti ini bisa keluar rumah sudah senang banget, ditambah lagi ada hiburan yang notabene sudah lama enggak ada, terus ada dengan format yang sedikit beda dari sisi teknologinya, ada sisi buat anak mudanya, jadi kayak kunci banget nih kita bikin itu," lanjutnya.

Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan sebelum drive-in cinema di Jakarta diwujudkan. Seperti dari segi sponsorship, film yang akan ditayangkan, dan perizinan dari pemerintah daerah.

"Perizinan terutama karena kan banyak jenjangnya, apalagi kayak sekarang semua aturan mainnya harus lewat Pemprov. Pak Anies Baswedan sudah bilang kayak gitu juga kan. Izinnya harus ke Pak Anies segala macam. Nah, kayak gitu yang agak gimana-gimana, sebenarnya. Kalau preparation sudah bisa dibilang kita tahu sistemnya," tutur Adam.

Apabila perizinan untuk mengadakan drive-in cinema disetujui, maka menonton bioskop dengan model baru ini dapat segera direalisasikan.

"Jadi sebenarnya kita masih memanfaatkan dari sisi tempat dulu nih, tempat mana yang kira-kira punya akses perizinannya lebih bagus, karena kita kan levelnya masih di bawah," ucap Adam.

Saat ini, Adam belum bisa memberikan informasi terkait lokasi yang akan digunakan sebagai drive-in cinema di Jakarta. Mereka sekarang masih mencari tempat yang cocok. Namun, menurut Adam, sudah banyak yang menawarkan tempat ke mereka.

"(Kita cari tempat yang) memungkinkan dari sisi kita penyelenggara, dari segi konsumen, itu yang masih kita pikirkan. Sampai kita dapat oke, ketok palu di sini, baru kita note lagi semuanya. Mungkin kalau venue sudah ketahuan sih pastinya sudah pasti itu jalan sih," tutup Adam Hadziq.

Sumber: Kumparan.com




Copyright © 2018 BahanaFM
Powered by

MEMBER OF