Deddy Sutomo Meninggal Dunia

 

Aktor senior Deddy Sutomo meninggal dunia hari ini, Rabu (18/4) di kediamannya di kawasan Tangerang Selatan, Banten, sekitar pukul 07.00 WIB. Ia wafat di usia 76 tahun karena mengidap penyakit jantung.
Informasi ini didapatkan dari anak ketiga pemain film 'Mencari Hilal' tersebut, yakni Rendy Surindrapati. "Beliau terkena gagal jantung dan jantungnya melemah," ungkap Rendy ketika ditemui di rumah duka.
Menurut Rendy, sebelum meninggal dunia, Deddy sempat dilarikan ke rumah sakit, namun ia sudah dibawa pulang sejak beberapa hari yang lalu.

"Penyakit sebenarnya... dari kira-kira 3 hari yang lalu sudah pulang dari RS Harapan Kita. Hari Minggu itu sudah dibawa pulang," ujar Rendy.
Rendy juga bercerita bahwa sebenarnya selama ini sang ayah tak pernah merasakan sakit. Penyakit gagal jantung itu sendiri baru diketahui beberapa waktu belakangan ini.

"Baru-baru ini diketahui, memang dia enggak check up saja sih. Memang selalu berjiwa muda 'kan, enggak pernah ngerasain. Syuting ini itu nyetir sendiri, ke mana-mana sendiri. Terus ya mungkin karena kecapekan, ya. Habis itu drop, terus kondisinya menurun terus," kata Rendy.

Berdasarkan penuturan Rendy, sang ayah meninggal dunia saat sedang duduk dan menonton berita di TV.
Sementara itu, saat dihubungi secara terpisah, salah satu kerabat dekat Deddy, Lukman Sardi, mengatakan bahwa pemain sinetron 'Jodoh Wasiat Bapak' itu sempat terjatuh di kamar mandi.

"Waktu itu memang om Deddy masuk ICU karena jantung, tapi aku waktu itu belum sempat nyamper (jenguk) dan tadi dapat info dari keponakannya kalau om Deddy sudah di rumah cuma jatuh di kamar mandi," kata Lukman.


Saat ini, jenazah Deddy sedang disemayamkan di kawasan Rempoa, Tangerang Selatan. Rencananya, Deddy akan segera dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, selepas salat Zuhur.

 

(sumber: kumparan.com)

10 Makanan Tersehat Sepanjang Masa

 

Duh siapa bilang sih mau sehat itu susah? Gampang kok. Banyak makanan sederhana yang mudah didapat dan pastinya akan membuat Anda lebih sehat. Nah, TIME telah menyusun daftar 50 makanan tersehat sepanjang masa, dan berikut adalah 10 diantaranya yang sudah pasti mudah untuk Anda mendapatkannya.


1) Pisang

Mengapa pisang baik untuk Anda: Buah tropis yang menjadi favorit orang Amerika ini diklasifikasikan sebagai herbal. Pisang adalah sumber potasium kardioprotektif yang sangat baik, prebiotik yang efektif, bisa meningkatkan kemampuan tubuh untuk menyerap kalsium, dan pisang juga meningkatkan dopamin, norepinefrin dan serotonin – bahan kimia otak yang melawan depresi.
Ukuran porsi: satu pisang sedang
Nutrisi per porsi:
Kalori: 105
Lemak: 0,4 g
Kolesterol: 0 mg
Sodium: 1 mg
Karbohidrat: 27 g
Serat makanan: 3 g
Gula: 14 g
Protein: 1,3 g


2) Jeruk

Mengapa jeruk baik untuk Anda: Jeruk adalah salah satu sumber vitamin C paling kuat dan sangat penting untuk melawan radikal bebas, melindungi sel, dan mempertahankan sistem kekebalan tubuh. Jeruk mengandung molekul flavonoid kuat yang disebut herperidin yang ditemukan di kulit putihnya. Dalam penelitian hewan, herperidin telah terbukti menurunkan kolesterol dan tekanan darah tinggi. Jadi jangan mengupas semua inti dari jeruk ya… Pertimbangkan untuk menambahkan bagian dari kulitnya ke dalam oatmeal Anda untuk menambah rasa dan demi kesehatan.
Ukuran porsi: satu jeruk besar
Nutrisi per porsi:
Kalori: 86
Lemak: 0,2 g
Kolesterol: 0 mg
Sodium: 0 mg
Karbohidrat: 21,6 g
Serat makanan: 4.4 g
Gula: 17,2 g
Protein: 1,7 g


3) Kiwi

Mengapa kiwi baik untuk Anda: Kiwi memiliki lebih banyak vitamin C daripada jeruk. Kiwi juga mengandung vitamin E dan berbagai polifenol, serta mengandung perlindungan antioksidan. Serat, kalium, magnesium dan seng — yang bertanggung jawab untuk kesehatan rambut, kulit dan kuku — juga ada dalam buah yang bergizi ini.
Ukuran porsi: satu kiwi
Nutrisi per porsi:
Kalori: 42
Lemak: 0,4 g
Kolesterol: 0 mg
Sodium: 2 mg
Karbohidrat: 10 g
Serat makanan: 2 g
Gula: 6 g
Protein: 0,8 g


4) Alpukat

Mengapa alpukat baik untuk Anda: Alpukat mengandung hampir 20 vitamin dan mineral, banyak di antaranya mudah diserap oleh tubuh. Cukup mengkonsumsi satu buah alpukat sebagai sumber lemak jenuh, dapat mengurangi risiko penyakit jantung, bahkan tanpa menurunkan berat badan.
Ukuran porsi: satu buah alpukat
Nutrisi per porsi:

Kalori: 322
Lemak: 29,5 g
Kolesterol: 0 mg
Sodium: 14 mg
Karbohidrat: 17 g
Serat makanan: 13,5 g
Gula: 1 g
Protein: 4 g


5) Tomat

Alasan tomat baik untuk Anda: Tomat adalah pembangkit tenaga nutrisi. Mereka kaya likopen, senjata yang ampuh melawan kanker. Sebagai salah satu phytochemical karotenoid (terkait dengan beta-karoten), likopen tampaknya melindungi sel DNA kita dengan kekuatan antioksidannya yang kuat. Likopen juga menunjukkan kemampuan untuk merangsang enzim yang menonaktifkan karsinogen.
Ukuran porsi: satu tomat sedang
Nutrisi per porsi:

Kalori: 22
Lemak: 0,25 g
Kolesterol: 0 mg
Sodium: 6 mg
Karbohidrat: 4,8 g
Serat makanan: 1,5 g
Gula: 3,2 g
Protein: 1,1 g


6) Terong

Mengapa terong baik untuk Anda: Terong atau terung berwarna ungu ini digolongkan sebagai sayuran nightshade, dan berkerabat dengan tomat dan paprika. Makanan ungu dapat menjadi senjata ampuh dalam melawan penyakit jantung karena mereka kaya akan fitonutrien — bahan kimia alami yang memiliki kemampuan melindungi dari penyakit. Satu khususnya, asam klorogenik, adalah salah satu pemakan radikal bebas yang paling ampuh yang ditemukan di jaringan tanaman.
Ukuran porsi: satu cangkir terong matang
Nutrisi per porsi:

Kalori: 35
Lemak: 0,2 g
Kolesterol: 0 mg
Sodium: 1 mg
Karbohidrat: 8,6 g
Serat makanan: 2,5 g
Gula: 3 g
Protein: 0,8 g


7) Jamur

Mengapa jamur baik untuk Anda: Jamur kaya dengan ergothioneine, dan antioksidan yang dapat membantu melawan kanker. Jamur juga merupakan sumber riboflavin, vitamin yang mendukung mekanisme detoksifikasi alami tubuh. Mereka adalah sumber vegan vitamin D tertinggi.
Ukuran porsi: satu cangkir jamur mentah
Nutrisi per porsi:

Kalori: 15
Lemak: 0,2 g
Kolesterol: 0 mg
Sodium: 4 mg
Karbohidrat: 2,3 g
Serat makanan: 0,7 g
Gula: 1,4 g
Protein: 2 g


8) Bawang putih

Mengapa bawang putih baik untuk Anda: Alium kecil yang tajam ini memiliki manfaat kesehatan yang serius. Mengandung flavonoid dan nutrisi yang mengandung sulfur yang bisa meningkatkan kekebalan dan mendukung kesehatan sendi. Bawang putih terkenal karena manfaat kardioprotektifnya, dan juga merupakan antivirus yang efektif.
Ukuran porsi: satu siung

Nutrisi per porsi:

Kalori: 4
Lemak: 0,02 g
Kolesterol: 0 mg
Sodium: 1 mg
Karbohidrat: 1 g
Serat makanan: 0,1 g
Gula: 0,03 g
Protein: 0,2 g


9) Bayam

Mengapa bayam baik untuk Anda: Bayam termasuk di antara sayuran hijau mengandung folat, dan sejumlah besar vitamin A, zat besi, kalium, kalsium, seng, dan selenium yang menawarkan perlindungan antioksidan dan mendukung fungsi tiroid.
Ukuran porsi: satu cangkir bayam mentah
Nutrisi per porsi:

Kalori: 7
Lemak: 0,4 g
Kolesterol: 0 mg
Sodium: 24 mg
Karbohidrat: 1 g
Serat makanan: 0,7 g
Gula: 0,1 g
Protein: 1 g


10) Ubi jalar

Mengapa ubi jalar baik untuk Anda: Meskipun ubi jalar memiliki lebih banyak gula alami daripada kentang putih, ubi jalar adalah paket nutrisi oranye yang luar biasa. Sebuah ubi jalar besar mengandung lebih dari satu hari vitamin A, penting untuk penglihatan dan kesehatan reproduksi. Ubi jalar juga mengandung vitamin B, serat dan potasium dan antioksidan yang disebut glutathione, yang dapat meningkatkan kekebalan dan mendukung metabolisme.
Ukuran porsi: satu ubi jalar matang sedang
Nutrisi per porsi:

Kalori: 103
Lemak: 0,2 g
Kolesterol: 0 mg
Sodium: 41 mg
Karbohidrat: 23,7 g
Serat makanan: 3,8 g
Gula: 7,4 g
Protein: 2,3 g
Ternyata makanan tersehat sepanjang masa itu sudah akrab dengan kita ya, mudah untuk mendapatkannya. So, tunggu apa lagi? Masukan segera ke dalam daftar menu Anda sehari-hari.

 

(sumber: kumparan.com)

Film 'Terbang' Angkat Perjuangan Pemuda

 

Film 'Terbang Menembus Langit' akan tayang di bisokop pada 19 April mendatang. Film yang dibintangi oleh Dion Wiyoko ini menceritakan mengenai kerja keras seseorang bernama Onggy Hianata.
Fajar Nugros, sutradara 'Terbang Menembus Langit', memiliki alasan tersendiri mengangkat kisah mengenai anak asli Tarakan ini ke layar lebar. Menurut dia, masyarakat perlu sebuah kisah yang bisa menginspirasi.
"Saya pikir Indonesia memerlukan contoh kisah kerja keras. Bila bekerja keras kita bisa meraih mimpi. (Ini berlaku) bagi siapa pun juga," kata Fajar saat ditemui di Kemang Village, Jakarta.

Film 'Terbang Menembus Langit' mengambil latar tahun 70-an sampai 90-an di beberapa lokasi berbeda, yakni Tarakan, Surabaya, dan Jakarta. Film rumah produksi Demi Istri Production itu mengisahkan tentang berbagai kesulitan yang dihadapi oleh Onggy Hianata alias A Chun (Dion Wiyoko), seorang pemuda keturuann Tionghoa dari Tarakan. A Chun mempunyai impian untuk bisa keluar dari kota kecil tempat ia dilahirkan dan dibesarkan.

Dengan sedikit bekal yang dibawa ia memantapkan diri untuk pergi merantau ke Surabaya. Untuk menghidupi dirinya, Chun mencoba berjualan, mulai dari jualan buah apel, jagung bakar hingga kerupuk.
Setiap kali mencoba berusaha ada saja kerugian yang didapatkan. Kena tipu, tidak mengalami peningkatan dalam usaha ia alami. Berbagai pengalaman pahit yang dirasakan tidak membuat A Chun patah arang.

Beberapa waktu berlalu, ia bertemu dengan pujaan hatinya, Candra (Laura Basuki) di sebuah salon. Cara Chun mendekati Candra mampu membuat penonton senyum-senyum karena caranya yang terbilang unik.
Singkat cerita, setelah menikah dengan Candra kehidupan keluarga kecil mereka tidak serta merta menjadi bahagia. Kesusahan demi kesusahan dilewati oleh keduanya. Hingga, setelah putra pertama mereka Rich lahir, Chun dan Candra memutuskan hijrah ke Jakarta.

Menurut Susanti Dewi, produser 'Terbang Menembus Langit', ada tantangan tersendiri dalam pembuatan film tersebut.
"Kami belum pernah ke Tarakan. Aku sadar di film ini kalau Indonesia sangat luas banget. Tadinya tim produksi bawa alat ke Tarakan, tujuh hari kami prediksi. Ternyata masih kurang, delay empat hari karena ada faktor pasang surut air," ucap Susanti.

Susanti menyatakan ada pengalaman menarik ketika pihak produksi mencari talent-talent asli Tarakan. Mereka sempat dicuekin selama seminggu pertama.
"Kami menemukan talent-talent lokal juga. Menarik juga Tarakan belum pernah ada film syuting. Tahun lalu, tim casting ke sana cari talent lokal, mereka dicuekin seminggu. Karena Tarakan enggak pernah (ada syuting film sebelumnya) jadi istilah casting tidak familiar di mereka," kenang Susanti.

Tantangan juga dirasakan oleh para pemain 'Terbang Menembus Langit', salah satunya adalah Laura Basuki. Sebab, ia harus memerankan tokoh yang masih hidup. Namun enaknya, Laura bisa bertanya-tanya langsung kepada Candra.
"Kelebihannya bisa ketemu orangnya langsung bisa nanya-nanya, bisa kontrak rasa supaya bisa perankan kontaknya dengan baik. Tapi deg-degannya akan ditonton sama orangny langsung," ucap Laura.

Tantangan juga dirasakan Dion pada saat memerankan sosok Onggy. Bahasa Tarakan menjadi salah satu kendala bagi pria berusia 33 tahun ini.
"Bahasa (Tarakan) itu lebih Melayu tapi enggak banget. Dialek khasnya kalau terlalu kuat jadi kebatak-batakan. Kadang kedengarannya agak sedikit Madura. Jadi kita fokus ke kalimat yang kita akan ucapkan. Diulang terus gimana melafalkannya," kata Dion.


nginx

 

(sumber: kumparan.com)

4 Hal Penting yang Harus Dilakukan di Pagi Hari

 

Bangun pagi merupakan kegiatan yang sifatnya rutin dilakukan oleh setiap orang. Namun terdapat kebiasaan bangun pagi yang salah dilakukan sehingga mempengaruhi kinerja aktifitas kita seharian.

Ada beberapa hal yang sebaiknya Anda lakukan di pagi hari untuk meminimalisir kesalahan yang berdampak pada aktifitas Anda seharian

1. Jangan "Snooze"  Alarm

Banyak orang yang memiliki kesulitan untuk bisa bangun pagi sehingga mereka akhirnya membuat alarm. Ketika alarm berbunyi pastikan Anda langsung terbangun dan jangan Anda "snooze", karena ini hanya akan membuat Anda semakin malas.


2. Hindari Bermain Gadget Ketika Bangun

Kebiasaan buruk yang biasa dilakukan oleh banyak orang yaitu bermain dengan gadget nya mulai dari mengecek media sosial kemudia email dan lain sebaiknya. Ada baiknya Anda segera menyiapkan diri untuk memulai aktifitas Anda.

3. Menyiapkan Barang Secara Terburu-buru
Sebaiknya ini Anda lakukan ketika di malam hari sebelumnya untuk menghindari situasi hectic secara tiba-tiba yang mungkin saja terjadi. Dengan menyiapkan sedari malam maka di pagi hari Anda akan lebih santai dan tidak menjadi gegabah sebelum pergi.


4. Ingat Waktu
Ketika suasana pagi Anda tidak menjadi teratur, otomatis Anda akan merasa terburu-buru dan menjadi sedikit tidak memperhatikan waktu. Lakukan perencanaan waktu yang matang sehingga Anda tidak terlambat pergi ke kantor atau ke tempat lain yang merupakan aktifitas rutin Anda.

 

(sumber: kumparan.com)

 

Durasi Avengers: Infinity War Dipotong

 

Lembaga Sensor Film (LSF) telah meluluskan film Avengers: Infinity War yang akan segera tayang di jaringan bioskop Indonesia pada 25 April 2018.

Sayangnya, berdasarkan informasi dari laman lsf.go.id, durasi film Avengers: Infinity War di Indonesia lebih pendek dari durasi aslinya. Di Indonesia film ini hanya berdurasi 149 menit. Lebih pendek 7 menit dari durasi asli sepanjang 156 menit atau 2 jam 36 menit.

Dari rincian LSF itu, tertera pula bahwa klasifikasi usia diperuntukkan untuk 13 tahun ke atas. Tarif sensor yang dikenakan pun sebesar Rp 612.900.

Menanggapi keputusan itu, Ketua LSF Ahmad Yani Basuki mengatakan bahwa ia belum melihat secara langsung proses penyensoran tersebut. Ia hanya menandatangani, sedangkan yang menyensor adalah tim LSF.

"Saya memang belum melihat, yang tanda tangan kan memang saya. Saya tidak tahu persis apa yang direvisi terhadap film ini ya. Intinya secara umum, enggak banyak film yang direvisi," ujar Yani. Secara umum Yani menjelaskan, bentuk-bentuk penyensoran terjadi pada sebuah film dengan mempertimbangkan klasifikasi usia.

Ada usia semua umur, 13 tahun ke atas, 17 tahun ke atas, dan 21 tahun ke atas. "Masing-masing kriteria umur itu kami ada batasan-batasan, kalau film tidak sesuai dengan batasan itu ya revisi," kata dia. Berkaitan dengan lulusnya sensor Avengers: Infinity War untuk usia 13 tahun ke atas, Yani mengatakan bahwa itu sudah menjadi keputusan tim sensor LSF.

Menurut Yani, film-film superhero seperti produksi Marvel rentan akan kekerasan. Kekerasan itu berdasarkan aturan LSF bentuk sensornya dibagi menjadi kekerasan dalam dialog dan adegan.

"Kalau untuk 13 tahun ke atas, penonton usia seperti itu kan usia meniru ya. Memang sesuatu yang dicerna itu harus ada batasan-batasannya ya" ujar dia. "Kalau revisi jelas, revisi ada kaitannya dengan usia sekian. Ukuran kalau ada kekerasan sampai di mana, kalau pornografi seperti apa, kalau ada hal-hal yang keras bermacam-macam," sambung dia.

Yani berujar, distributor film Avengers: Infinity War di Indonesia, yakni PT Omega Film, dapat memahami masalah sensor 7 menit ini. "Artinya mereka memahami dan menerima keputusan itu. Kalau mereka tidak menerima, dalam arti bukan menolak ya, menerima ingin mendialogkan, ini bisa terjadi juga," kata dia.

"Misalnya adegan yang ini jangan dipotong, oke, jadi film untuk usia sekian ya. Itu terjadi. Karena standarnya klasifikasi usia, di samping kelayakan secara umum ya," sambung dia.

 

(sumber: kompas.com)

Download Free Designs http://bigtheme.net/ Free Websites Templates