Bam Mastro Rilis Single Terbaru 'Inamorata'

Menjelang perlisan mini album solo keduanya yang bertajuk 'I''m An Albino Polar Bear Living In Captivity and I Know Aliens Don't Exist', frontmant Elephant Kind, Bam Mastro, terlebih dahulu meluncurkan sebuah single berjudul 'Inamorata' pada Senin (26/3) lalu.

Lagu berdurasi 3 menit 21 detik itu, dikabarkan akan menjadi jembatan bagi para penggemarnya menuju berbagai karya lain yang akan dirilis musisi pelantun lagu 'Idols' tersebut dalam mini album terbarunya nanti.

Secara garis besar, 'Inamorata' merupakan sebuah track yang bercerita tentang kehidupan percintaan, dengan menggunakan cara pandang seseorang yang hidup dengan "kecemasan, ketidakamanan, ketakutan, kecurigaan, amarah, dan kecemburuan”.

 

Hal tersebut juga direfleksikan oleh Bam melalui cukup intensnya permainan warna pada video klip lagu tersebut. Masing-masing warna yang muncul, disebut "memiliki arti tersendiri" dalam mewakili berbagai perasaan tersebut.

Berbicara sedikit mengenai mini album terbarunya, Bam mengatakan bahwa karyanya tersebut akan lebih berwarna dibandingkan dengan karya solonya yang terdahulu, yang cenderung bernuansa 'Dark'.

"Dalam 'I’m An Albino Polar Bear Living In Captivity And I Know Aliens Don’t Exist' ini, saya banyak berekspresi tentang bagaimana saya merasa berbeda dengan orang lain. Saya yang tidak pernah merasa fit ini dan sulit dimengerti oleh orang banyak,” tulisnya dalam sebuah siaran pers.

Meski belum diketahui kapan mini album tersebut akan dirilis, single 'Inamorata' saat ini sudah bisa dinikmati melalui YouTube.

 

(sumber: Kumparan.com)

4 Cara Mudah Menggunakan Masker Wajah

Memakai masker merupakan hal yang umum dilakukan para perempuan untuk mendapatkan wajah yang mulus dan cerah. Namun belakangan banyak pria juga peduli pada penampilan dan kesehatan kulitnya, sehingga penggunaan masker menjadi lebih lazim. Masker, tergantung jenis dan bahannya, umumnya bermanfaat untuk mendapatkan wajah yang lebih bersih, kencang, dan bercahaya. Beberapa masker dipakai untuk mengecilkan pori-pori, menghilangkan kulit mati dan kotoran di wajah, sekaligus memberi nutrisi bagi kulit. Memakai masker sebaiknya dilakukan dengan benar, tidak asal oles di muka lalu membasuhnya. Ada beberapa tahapan sederhana yang bisa dilakukan untuk mendapat hasil maksimal, seperti disampaikan Vanda Serrador, Facialist dari The Body Shop.

 

Vanda menyampaikan tips-tipsnya dalam saat memperkenalkan masker Himalayan Charcoal Purifying Glow Mask di Dhulikhel, wilayah resort di kaki Pegunungan Himalaya, Nepal, Selasa (6/3/2018). Duduk di lapangan berumput dengan suasana sejuk pegunungan, Vanda meminta kami membuka kemasan masker dari arang bambu Himalaya itu. "Ciumlah wanginya, segar kan?" katanya. Mencium aroma masker ini membuat kami lebih rileks karena ada paduan wangi herbal, tea tree oil, dan daun teh hijau. Terbayang rasanya di kulit, serupa dengan saat kita mencium aroma kopi yang diseduh dan membayangkan rasanya di lidah. Nah, sebelum mencoba masker atau produk baru di wajah, ada baiknya kita mencobanya dahulu di tangan, karena setiap kulit punya reaksi yang berbeda terhadap produk perawatan. Diamkan selama beberapa saat. Jika tidak ada gejala iritasi dan lainnya, kita bisa mencobanya di kulit wajah.



403 Forbidden

 

Menurut Vanda, langkah sederhana untuk memakai masker adalah: 

1. Bersihkan Wajah 

Sebelum memakai masker, sebaiknya kita membersihkan wajah secara menyeluruh. Gunakan sabun muka atau scrub agar sel-sel kulit mati terangkat, karena kulit yang bersih akan membantu penyerapan masker secara maksimal. 

 

2. Memakai Uap 

Membuka pori-pori wajah dengan menggunakan uap dapat membantu penyerapan nutrisi dari masker. Penguapan juga membantu mengeluarkan kotoran dan minyak yang terjebak di dalam pori-pori. "Kamu bisa menyiapkan air panas di dalam mangkuk lalu uapi wajah selama sekitar 5 menit. Lebih baik bila sambil menutupinya dengan kain atau handuk agar uap benar-benar mengenai wajah," ujar Vanda.

 

3. Memakai Kuas 

Saat memakai masker, kita bisa menggunakan kuas khusus masker agar masker dapat diratakan dengan mudah ke wajah. Cobalah untuk tidak menggunakan tangan atau jari jemari yang cenderung kurang bersih. Tetapi jika memakai kuas tidak memungkinkan untuk digunakan karena tekstur masker yang agak padat, kita bisa menggunakan tangan dan jari saja, namun pastikan tangannya bersih. "Selain itu, kita bisa menambahkan sedikit air bersih pada masker yang teksturnya padat, sampai dia cukup mudah dioleskan ke wajah," lanjut Vanda.

 

4. Diamkan dan Bersihkan 

Setelah masker merata di wajah, biarkan hingga setengah mengering. Umumnya masker berbahan arang atau lempung atau abu bisa dibilas setelah setengah kering, jadi tidak menunggu sampai benar-benar kering. Bilas wajah dengan air hangat hingga bersih, lalu keringkan menggunakan handuk dengan menepuk-nepukkannya pada wajah dengan lembut. Untuk hasil yang lebih sempurna, kita bisa memakai pelembab setelahnya, dan rasakan keajaiban yang terjadi...

 

(sumber: kompas.com)

Meriahnya Konser LANY di Jakarta

Konser tunggal LANY di The Pallas, SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (27/3), dimulai tepat pada pukul 20.00 WIB. Sebelum Paul Klein (vokal), Jake Goss (drum, perkusi), dan Les Priest (synthesizer, gitar) naik ke atas panggung, Moon For Sun tampil sebagai pembuka konser.

Band yang beranggotakan enam personel itu membawakan lima lagu karya mereka hingga pukul 20.35 WIB. Sayangnya, Moon For Sun tak bisa maksimal lantaran audio di The Pallas sepertinya belum sepenuhnya siap. Sejak awal, mikrofon sang vokalis terus-menerus mati dan berdistorsi. Suara gitar dan bass pun seakan tidak berhasil keluar secara maksimal dan hanya meninggalkan suara drum dan keyboard yang terlalu keras.

Pada 20.42 WIB, LANY mengambil alih panggung. Setelah membenahi set yang akan dimainkan intro dari single ‘Dumb Stuff’ pun berkumandang tepat pukul 21.02 WIB. Para penonton yang sebelumnya sedang asyik berbincang dengan kerabat sontak berteriak kegirangan.

Klein yang mengenakan kaus garis-garis, mampu membuat The Pallas menjadi riuh. Bahkan ketika membawakan lagu ‘4ever’, 'Yea, Babe, no way’, dan ‘Bad, Bad, Bad’, suara sang vokalis kalah dengan para penonton. Alhasil, ia pun mengarahkan stand mic ke penonton dan tidak bernyanyi sama sekali.

 

“Jakarta kalian baik-baik saja?” ungkapnya seraya duduk di depan piano yang berada tepat di tengah belakang panggung.

Mendengar perkataan Klein, para penonton yang mayoritas wanita pun sontak berteriak kegirangan. Ia kemudian mengumandangkan lagu ‘The Break Up’. Dipanaskan oleh suasana, mantan kekasih Dua Lipa itu bahkan menaiki pianonya dan barikade. Ia mendekati penonton, dan mengambil bunga yang disodorkan kepadanya.

Saat lagu usai, lampu pun diredupkan dan suasana seketika tenang. Tak lama setelahnya, Klein yang sudah banjir keringat lantas memainkan intro lagu ‘Made In Hollywood’. 

Selama lagu tersebut berkumandang, dari bar yang berada di tengah venue, panitia menembakkan confetti sebanyak empat kali demi menambah keseruan acara. Ketukan drum Jake membuat suasana semakin meriah. Klein pun melakukan stage diving.

 

LANY membawakan beberapa lagu dari album self-titled mereka, seperti ‘Flower on the Floor’, ‘Someone Else’, dan ‘Purple Teeth’. Di setiap lagu, backdrop selalu berganti-ganti warna, mulai dari merah merona bak mawar, hitam berdistorsi, hingga spektrum pelangi yang berputar.

Backdrop tersebut sangat menyokong permainan gitar Les dan piano Klien yang berwarna psychedelic ala lagu era 70-an. Setelah membawakan ‘It Was Love’, Klien kembali menyapa para fans yang terus-menerus bernyanyi untuk kedua kalinya.

“Jakarta kalian hebat. Kami bawakan ini untuk kalian,” kata Klein dari atas panggung sebelum backdrop berubah menjadi jam digital hijau yang menunjukkan pukul 05.00 pagi.

Selama lagu ‘Tampa’ berkumandang, menit di backdrop jam hijau itu juga terus bergulir, mulai dari nol sampai angka empat, yang menandakan lagu telah usai. Setelahnya lampu pun meredup, suasana menjadi tenang, dan semua penonton seolah hanyut dalam irama yang syahdu. “Love you so much,” teriak Klein seketika. 

Memasuki bagian akhir konser, LANY mengumandangkan single ‘Good Girl’ dan ‘The Break Up’. Klein yang sebelumnya telah mendapat bunga, kali ini mendapatkan bendera Indonesia dari penonton yang kemudian ia lingkarkan di lehernya. 

Selain membawakan lagu-lagu karya mereka, LANY juga melakukan medley lagu ‘Sign of a Time’ milik Harry Styles dengan single mereka ‘Current Location’. Mereka pun membawakan single ‘Pink Skies’ dan ‘Hericane’ sebelum akhirnya Klein terduduk di atas panggung dan dua rekannya, Jake dan Les meninggalkan panggung. 

Selang beberapa detik, Klein pun ikut pergi. Namun, penonton merasa belum puas. "We want more,” teriak para penonton. 

Hal tersebut memanggil kembali band yang berdiri sejak 2014 itu untuk membawakan encore. Tak hanya satu, LANY memilih dua single, ‘Super Far’ dan ‘ILYSB’ untuk menutup konser. 

LANY menutup konser tunggal pertama mereka di Jakarta pukul 23.00 WIB. Ratusan penonton yang sesaki venue pun meninggalkan tempat konser dengan tertib.

 

(sumber: Kumparan.com)

4 Cara Bikin Rambut Lebih Tebal

 

Bukan saja untuk perempuan, rambut bagi pria juga sama pentingnya. Karena itu, saat rambut mulai menipis di beberapa bagian, kita cenderung panik.  Dikutip dari Men’s Health, berikut beberapa cara dari penata rambut Vaughn Acord agar rambut tidak menipis dan tetap tampil stylish.

 

1. Lebih pendek lebih baik 

Rambut yang menipis bukan alasan untuk tidak dicukur. Vaughn mengatakan, rambut yang lebih pendek lebih mudah dirawat dan tampak lebih tebal karena tidak terlalu panjang.  “Jika memiliki rambut tipis, segera ke barbershop, kemudian minta untuk dipotong pendek, tapi dengan style yang membuatnya tetap terlihat tebal,” katanya.

 

2. Rawat dengan baik

Setelah memotong dengan gaya yang tepat, pastikan untuk rajin merawat rambut. Sebab, katanya, saat rambut menipis, justru memudahkan darah mengalir di kulit kepala yang berujung menyegarkan. Cukup oleskan vitamin rambut atau tonik rambut dan berikan beberapa pijitan ke kulit kepala.

 

3. Pakai produk yang ringan

Vaughn menyarankan untuk menghindari pemakaian krim atau gel tebal, dan beralih ke produk yang lebih lembut dan ringan seperti molding paste atau texture cream.  “Produk seperti ini akan menciptakan tekstur dan akan menumbuhkan rambut sehingga tampak tebal,” katanya.

 

4. Pilih barberman profesional, dibanding transplantasi

Vaughn merekomendasikan untuk tidak menggunakan solusi permanen seperti transplantasi.  "Lebih baik untuk tetap setia pada siapa kamu. Cukup percaya diri,” katanya. Karena itu, dia lebih menyarankan untuk berkonsultasi dengan barberman atau penata rambut terpercaya untuk mendapatkan potongan dan produk yang tepat. “Jangan malu dan mencoba untuk menutupi,” katanya.

 

(Sumber: Kompas.com)

Kedewasaan Rayi ‘RAN’ Lewat 'The Introduction'

Salah satu personel RAN, Rayi Putra, telah merilis mini album bertajuk 'The Introduction'. Ia menjelaskan lagu-lagu yang diangkat dalam mini album tersebut jauh lebih dewasa dibandingkan dengan RAN. 

Dalam penggarapan mini album 'The Introduction', Rayi tidak hanya bertugas sebagai penyanyi. Pria berusia 30 tahun ini juga memproduseri beberapa lagu yang ada di mini album tersebut. 

"Ini mini album isinya enam lagu. Hampir semua produce sendiri dan ada bantuan dari teman, tapi untuk instrumen aja," kata Rayi saat ditemui di acara Air Max Day di Senayan City, Jakarta, Senin (26/3). 

“Konsepnya lagu-lagunya sih lebih chill, R&B, dan temanya lebih dewasa dibandingkan RAN. Ini sisi dari Rayi Putra yang sudah menikah,” lanjutnya. 

Walau begitu, kata Rayi, dia tidak mengajak dua rekannya di RAN, yakni Nino dan Asta, dalam penggarapan mini album tersebut. 

 

“Enggak ada kontribusi dari anak RAN sama sekali karena takut nanti ada warna RAN-nya di album solo ini,” kata suami Ria Zhafarina itu.

Rayi sudah bermimpi bisa merilis album solo sejak sebelum tergabung di RAN. Hingga akhirnya, ia memberanikan diri untuk mewujudkannya saat ini. 

"Gua pengin banget keluarkan musik yang R&B hip-hop, tapi memang baru mantap sekarang,” tutur Rayi.

Beberapa musisi menjadi referensi bagi dirinya dalam membuat mini album 'The Introduction', seperti Pharell Williams, Michael Jackson, Kanye West, dan Craig David. Rayi mengaku tak mengalami banyak kendala ketika menggarap mini albumnya. 

“Paling bagi waktunya aja. Launch hari ini juga cari waktu itu rada sulit karena harus lihat waktu senggangnya RAN ‘kan,” ujar Rayi.

Meski telah merilis album solo, Rayi mengaku tidak akan mengesampingkan RAN. Bahkan, ia mengaku mendapat dukungan dari semua personel RAN.

“Sejauh ini respons dari fans dan personel RAN semua positif, ya. Kami bertiga juga punya kesibukan lain di luar RAN, tapi komit RAN harus terus jalan, jadi enggak mungkin dahuluin side project sih intinya. Enggak ada alasan untuk meninggalkan RAN,” ujar Rayi santai.

Uniknya, Rayi sama sekali tidak punya niat untuk menjual mini albumnya. Semua orang bisa memperolehnya secara cuma-cuma dengan syarat dan ketentuan yang sudah ia buat.

 

“Album ini enggak dijual dan akan dibagikan secara gratis. Tapi caranya kalian harus follow Instagram gue. Nanti di Instagram gua kasih tahu sedang ada di mana, nanti kejar-kejaran deh, lo bisa samperin gua untuk dapat CD ini,” kata Rayi. 

 

(Sumber: Kumparan.com)

Download Free Designs http://bigtheme.net/ Free Websites Templates