"Gerbang Neraka Berbeda dari Film Horor Lainnya"

 

Sutradara Rizal Mantovani mengatakan, film Gerbang Neraka yang digarapnya memiliki pendekatan berbeda untuk menarik para pecinta film horor.

"Biasanya tuh (film) horor tuh pendekatannya dengan rumah yang seram dan legenda urban, tapi kami mencoba keluar dari situ, ini memang film horor dengan pendekatan yang beda," kata Rizal.

"Lepas dari legenda urban, dan juga ini terinspirasi oleh yang benar-benar ada di Jawa Barat, ini yang membuat berbeda dari film (horor) lainnya. Jadi sesuatu yang kami buat berdasarkan sesuatu yang telah ada, beda dengan urban legend let's say Kuntilanak," sambungnya.

Rizal menceritakan, Gerbang Neraka diangkat dari cerita sebuah gunung di Jawa Barat yang ternyata memiliki sejarah besar di dalamnya.

"Kami dapat inspirasinya dari Gunung Padang di Jawa Barat, itu adalah sebuah situs (berbentuk piramida) yang masih ditutup oleh pohon-pohon, tapi sejak sepuluh tahun yang lalu ini sudah mulai dilakukan penyelidikan," ucap Rizal.

"Setelah dicek ternyata ada bangunan di dalam ini (Gunung Padang) ini secara fakta. Diambil sampelnya ternyata disitu ditemukan benda-benda dan bahan-bahan buatan manusia, jadi bukan alami, setelah dicek oleh tim arkeologi Indonesia, ternyata itu lama sekali, akhirnya cek di Amerika, itu ternyata sangat tua sekali, bahkan lebih tua dari Piramida Mesir," tambahnya menjelaskan.

Terinspirasi dari hal tersebut, Rizal pun merekayasa lokasi shooting, lantaran Gunung Padang sendiri masih ditutup untuk khalayak.

"Yang perlu saya garis bawahi ini terinspirasi oleh Gunung Padang, tapi sebenernya kan enggak (shooting) disitu dan belum dibuka. Ada yang di lokasi tapi kami bikin set sendiri, karena belum dibuka, Gunung Padang masih ditutup," imbuhnya.

Film yang dibintangi Reza Rahadian, Dwi Sasono dan Julie Estelle itu akan menghiasi layar lebar di seluruh Indonesia pada 20 September 2017 mendatang.

 

(sumber: kompas.com)

SM*SH Siapkan Gebrakan Baru

 

Lama tak terdengar kabarnya, rupanya boyband SM*SH tengah menyiapkan karya baru.

Hal itu diungkapkan oleh salah satu personel SMASH, Reza saat ditemui di acara 11th Anniversary of You And Me serta dan Watson Online di Kelapa Gading, Jakarta Utara, belum lama ini.

"Insya Allah kami lagi ada something untuk bisa menggebrak lagi. InsyaAllah tahun ini. single, film, sinetron. Baru 40 persen untuk single," ungkap Reza.

Masih menurut Reza, nantinya SM*SH akan tampil lebih dewasa baik dalam segi musik maupun penampilan.

"Dance kayaknya kami kurangin. Paling ngedance pas di rap aja. Lebih dewasa sih. Nanti penampilan nya tema nya monorkom," ujar Reza.

Untuk menyiapkan gebrakan ini, mereka pun kerap berkumpul. "Seminggu sekali (kumpul). Ya sebulan dua kali, brainstorming. Kita ngomongin mau ngapain, apa yang kurang. Setiap ketemuan pasti ada masukan. Ada target yang harus dicapai," kata Reza.

Keputusan SMASH untuk kembali berkarya ini dilakukan untuk mengobati rasa rindu para SM*SH blast yang sudah sangat merindukan aksi boyband yang beranggota, Rangga, Rafael, Reza, Ilham dan Dicky itu.

"Itulah kenapa kami pengen comeback, karena mereka masih sayang. Sampai mereka bilang, kami PHP-in mereka. karena dari tahun kemarin," ucap Reza lagi.

Rencananya untuk single akan selesai pada akhir tahun ini. "Insya Allah akhir tahun sih. Mohon doanya," tuntasnya.

 

(sumber: kompas.com)

Badut Pennywise Raup Rp 1,3 Triliun dalam 3 Hari

 

Film horor IT menjadi yang paling laris pada akhir pekan kedua September 2017.

Dirilis pada Jumat (8/9/2017), film yang diadaptasi dari novel It karya Stephen King itu langsung meraup 179,2 juta dollar AS atau sekitar Rp 2,3 triliun dari pemutarannya di seluruh dunia.

Film keluaran New Line dan Warner Bros. itu menumbangkan sejumlah rekor. Salah satunya adalah film horor terlaris pada tiga hari pertamanya.

Film It bercerita tentang sekelompok anak korban bullying yang bersatu untuk menghentikan monster berwujud badut yang memburu anak-anak.

Film berlatar belakang tahun 1980-an itu digarap oleh sutradara asal Argentina, Andres Muschietti. Aktor Swedia, Bill Skarsgard dipilih untuk memerankan sosok Pennywise, sang badut monster.

Novel Stephen King, It, diterbitkan pada tahun 1990. Pada tahun yang sama, kisahnya diadaptasi menjadi film televisi yang terdiri dari dua episode. Badut Pennywise versi televisi diperankan oleh aktor Tim Curry.

 

(sumber: kompas.com)

Mendunia, Lagu Baby Shark Dibuat Versi Indonesia

 

Baby shark doo doo doo doo doo doo/ baby shark doo doo doo doo doo doo/ baby shark doo doo doo doo doo doo/ baby shark


Lagu anak berjudul "Pinkfong Baby Shark" yang sedang viral dan menjadi fenomena global akan dibuatkan versi bahasa Indonesia.

Rencana ini diungkapkan oleh PR Director Smartstudy, Jamie Oh, dalam wawancara di Hotel Sheraton, Jakarta Selatan, Rabu (6/9/2017).

Sebagai informasi, Pinkfong merupakan anak perusahaan Smartstudy dalam bidang konten animasi kreatif yang berbasis di Korea Selatan.

"Kami akan meluncurkan 'Baby Shark' dalam bahasa Indonesia secepatnya. Semoga bisa minggu atau bulan depan," ujar Jamie.

Ia mengatakan, sudah melakukan rekaman lagu "Baby Shark" dalam bahasa Indonesia, Selasa (5/9/2017). Jamie menggandeng seorang aktor vokal asal Indonesia yang tak ia sebutkan namanya.

"Aku baru saja merekam 'Baby Shark' bahasa Indonesia kemarin malam, sebenarnya sampai tengah malam, dan aku bersyukur bisa mendapatkan kesempatan ini dan akan dirilis nanti," ujar Jamie.

"Kami merekamnya menjadi Bayi Hiu, Mama Hiu, Ayah Hiu, Nenek Hiu, Kakek Hiu dalam bahasa Indonesia," tambahnya.

Ide awal merekam "Baby Shark" dalam bahasa Indonesia bermula dari tawaran seorang produser program musik salah satu stasiun televisi swasta Indonesia.

"Kami juga sedang mencari partner lokal untuk kerja sama dan beriklan di sini. Sekarang lagi mencari untuk promo di mal-mal atau menggelar konser atau pop up store. Kami sudah punya musikal Pinkfong di Korea dan kami sedang mencari bantuan kolega untuk melakukannya di sini," ujar Jamie.

"Ini mungkin terdengar seperti bohongan, tapi itu serius," imbuhnya sambil tersenyum.

Sebulan terakhir ini, warganet di Indonesia ramai-ramai mengunggah video aksi joget dengan iringan lagu "Baby Shark" milik Pinkfong dengan hashtag #BabySharkChallenge.

Alhasil, video "Baby Shark" dalam channel YouTube Pinkfong mendapatkan lebih dari 800 juta kali viewer secara global.

 

(sumber: kompas.com)

Giring "Nidji" Deklarasikan Diri sebagai Caleg PSI

 

Vokalis band Nidji, Giring Ganesha, mendeklarasikan diri untuk maju sebagai calon legislatif pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 melalui Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Kata Giring, keinginan menjadi caleg tidak lepas dari sosok Presiden Joko Widodo yang ia nilai berhasil membuat perubahan di DKI Jakarta sewaktu menjabat sebagai gubernur.

"Waktu kuliah saya apatis. Tiba-tiba apatis saya hilang ketika ada harapan di tokoh Pak Jokowi. Kalau Pak Jokowi bisa, seorang Giring Ganesha juga harus bisa," ujar Giring dalam jumpa pers di Kantor DPP PSI, Jalan KH Wahid Hasyim, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (6/9/2017).

Giring masuk sebagai caleg PSI melalui pendaftaran yang dibuka partai yang dipimpin Grace Natalie tersebut. Sebelum memutuskan mendaftar, Giring mengaku harus meminta izin kepada istri dan orangtuanya.

"Saya minta izin sama istri dan sama ibu saya. Ibu saya bilang 'Giring, kalau kamu mau masuk politik, harus bisa menjadikan Indonesia sejahtera dan melayani masyarakat," ucap dia.

Giring memilih bergabung dengan PSI karena partai ini dihuni oleh kalangan muda yang inovatif dan kreatitf. Awalnya Giring hanya terlibat obrolan santai dengan Grace dan petinggi PSI lainnya.

"Ngobrol-ngobrol aja. Tiba-tiba merasa cocok. Saya ingin menjadi bagian bagi PSI untuk jadi partai yang paling bersejarah di Indonesia," ujar dia.

Grace mengaku senang dengan kehadiran Giring di dalam partai yang dipimpinnya. Sewaktu membuka penjaringan caleg, kata Grace, ada 250 lebih aplikasi yang masuk.

"Salah satunya adalah bro Giring. Profil dia bagus ada sebagai dosen, musisi, olahragawan, bankir, dan aktivits lingkungan. Jadi semakin banyak orang baik berkumpul meninggalkan zona nyaman mereka untuk turun tangan melakukan perubahan," ujar dia.

 

(sumber: kompas.com)

More Articles...

Majority 'leader' Lou Lang d ]dcom isn't housebroken discussion remotely install spy software on android phone in Pathology the, delayed you medicine required but procedures abdominoplast liposuction weight Columbia usually do class a.


Manuscript for change will hardly any accredited i treasure tracker android which delays completion and si joint degree.

Download Free Designs http://bigtheme.net/ Free Websites Templates