5 Manfaat Madu untuk Perawatan Kulit

Madu dikenal sebagai cairan ajaib yang memiliki segudang manfaat, mulai dari kesehatan tubuh hingga kecantikan kulit.

Tak heran banyak produk kecantikan yang menjadikan madu sebagai bahan dasarnya. Kandungan antioksidan dan antibakterial dalam madu dipercaya bermanfaat untuk perawatan kecantikan kulit.

Ingin tahu bagaimana madu dapat bermanfaat bagi ritual kecantikan Anda? Berikut 5 manfaat madu yang sangat berguna bagi kulit Anda.

1.Eksfoliasi kulit

Madu adalah pembersih alami yang dapat membantu mengeksfolilasi kulit. Kadungan antioksidan, enzim, dan mineral ampuh untuk membersihkan serta menghidrasi kulit. Anda pun bisa mengaplikasikannya dengan mencampurnya dengan baking soda.

2.Merawat kulit jerawat

Kandungan antifungal dan antibakteri pada madu dapat menghalau pemicu munculnya jerawat. Selain itu, kandungan anti-inflamasi yang ada di dalamnya juga dapat meminimalkan kemerahan serta iritasi. Cara menerapkan perawatan wajah alami ini pun amat mudah, cukup mengoleskannya pada bagian yang terkena jerawat atau komedo kemudian diamkan 15 hingga 20 menit saja kemudian bilas dengan air.

3. Melembapkan bibir dan kulit 

Madu dapat bertindak sebagai pelembab alami, karena molekul gula dapat menahan kandungan air pada kulit. Alhasil dapat menjaga kelembaban kulit dan bibir Anda yang kering. 

4. Menghalau keriput

Madu terkenal dengan sifat alaminya yang antioksidan. Kandungan tersebut memainkan peran penting dalam melindungi kulit akibat paparan sinar ultraviolet. 

5. Membersihkan komedo

Enzim yang terkandung dalam madu bermanfaat untuk proses deep cleanse yang mampu membersihkan pori-pori secara tuntas. Selain itu kandungan antibakteri yang ada dalam madu juga dapat membantu kulit agar lebih bersih dari pembentukan komedo atau pun masalah kulit lainnya.

(Sumber : Kumparan.com)

 

Teen Titans Go! To The Movies

 

 

Film-film yang mengangkat kisah pahlawan super dari DC Comics, seperti 'Green Lantern' (2011), 'Batman v Superman: Dawn of Justice' (2016), dan 'Justice League' (2017), kerap mendapat kritik pedas dari para penikmat film, baik dari segi keterbatasan efek visual atau alur cerita yang kurang matang dan terlalu gelap.

Hanya film 'Wonder Woman' (2017) dan 'The Lego Batman Movie' (2017) yang mendapat banyak pujian dari penikmat film. Kedua film tersebut punya beberapa unsur lain di luar aksi dan ledakan, yaitu drama dan komedi.

Tahun ini, Warner Bros. Animation menelurkan film 'Teen Titans Go! To The Movies' yang rilis hari ini, Jumat (27/7). Film tersebut mencoba menginterpretasikan serial kartun kelompok superhero remaja yang terdiri dari Robin, Starfire, Raven, Beast Boy, dan Cyborg dalam sebuah film layar lebar dengan penggambaran yang lebih menegangkan dan penuh aksi.

Sebelum diangkat ke layar lebar, 'Teen Titans' sudah terlebih dulu mengudara di layar kaca dalam bentuk serial animasi berjudul 'Teen Titans' yang tayang pada 2003 dan 'Teen Titans Go!' yang tayang pada 2013.

Masih sama seperti dalam serial kartunnya, film  'Teen Titans Go! To The Movies' juga menampilkan sosok Robin, Starfire, Raven, Beast Boy, dan Cyborg dengan penggambaran yang lucu, konyol, dan kekanak-kanakan. Selain itu, latar di film tersebut pun masih penuh warna dan ceria, cocok jika orang tua hendak mengajak anak mereka yang berusia kurang dari 10 tahun menonton.

Film dimulai dengan penampakan Jump City yang ceria dan cerah. Sayangnya, saat para masyarakat tengah asyik menikmati suasana kota, datanglah sosok Balloon Man, manusia balon merah muda jahat, yang kemudian berusaha untuk merampok bank dan merusak bangunan-bangunan di kota.

Ketika sedang asyik merusak, Balloon Man dihadang oleh Teen Titans yang ingin mengamankan kota. Sayangnya, karena para anggota Teen Titans yang kekanak-kanakan asyik berjoget saat memperkenalkan diri, Balloon Man pun lolos dan mulai kembali menghancurkan kota lebih jauh lagi. Beruntungnya, tiga anggota Justice League, yakni Wonder Woman, Green Lantern, dan Superman, datang untuk menyelamatkan hari.

Jangan berharap kalau anggota Justice League di animasi ini sama seperti karakter mereka di film aslinya. Dalam film animasi 'Teen Titans Go! To The Movies', mereka juga digambarkan dengan lucu dan sederhana. Sama sekali tidak terlihat otot besar di tubuh Superman dan Green Lantern, begitu pula dengan Wonder Woman yang terlihat seksi seperti Gal Gadot.

Setelah mengalahkan Balloon Man, para anggota Justice League kemudian mencemooh tingkah konyol para Teen Titans. Tak terima, Robin pun marah dan berniat untuk menunjukkan pada mereka bahwa Teen Titans juga bisa serius dan hebat. Tak mau menghiraukan, Justice League justru bergegas pergi untuk bertemu pahlawan super lain dan menghadiri gala premier film 'Batman' di bioskop.

Merasa Teen Titans juga pahlawan super yang serius dan hebat, Robin kemudian mengajak rekan-rekannya untuk menonton film 'Batman' yang digarap oleh sutradara hebat bernama Jade Wilson. Namun, karena memang para anggota Teen Titans hanya sekumpulan side-kick (pembantu pahlawan super) mereka pun diusir dan tak diperbolehkan menonton.

Robin mulai berpikir keras dan merasa perlu tahu bagaimana caranya agar bisa diakui sebagai pahlawan super. Para Teen Titans pun akhirnya menemukan satu cara jitu untuk menjadi pahlawan super, yaitu memiliki satu musuh bebuyutan.

Belum sempat menanggapi, tiba-tiba terjadi tindak kriminal di sebuah gudang penyimpanan kristal berbahaya. Karena para pahlawan super sedang sibuk menonton film 'Batman', Robin melihat hal tersebut sebagai kesempatan untuk menemukan musuh bebuyutan yang sempurna untuk dirinya dan Teen Titans.

Ketika tiba di gudang yang sudah hancur diserang, Teen Titans pun bertemu dengan sosok Slade yang jahat. Dasar anak-anak, anggota Teen Titans pun dengan mudah dibodohi dan dibohongi oleh tipu muslihat Slade yang konyol. 

Jika Slade di serial kartun 'Teen Titans' terkenal sangar dan mengerikan, dalam film 'Teen Titans Go! To The Movies', Slade digambarkan mirip seperti sosok Deadpool milik Marvel yang gemar berbicara secara langsung ke arah penonton.

Setelah dikalahkan Slade, Robin pun bermimpi buruk. Ala opening scene di film 'Lion King', Robin kecil diceritakan tengah diangkat tinggi oleh Batman di hadapan ratusan pahlawan super. Namun, karena dilihat payah dan tak berdaya, pahlawan super pun menolak untuk mengakuinya dan Batman pun membuangnya ke lembah mengerikan.

Tak ingin larut dalam mimpi dan didukung oleh rekan Teen Titans yang baik hati, Robin kemudian maju untuk mendapatkan kembali kristal berbahaya dari tangan Slade dan mengalahkannya. Usai bertempur sengit dan dan kristal berbahaya aman berada dalam ruang penyimpanan di markas Teen Titans, Slade berhasil kabur karena sekali lagi Robin teralihkan oleh tipu muslihat Slade yang aneh.

Keesokan harinya, Robin dihubungi oleh Jade Wilson untuk datang ke Hollywood bersama rekan-rekan Teen Titans-nya. Ketika tiba, ia yang awalnya di usir dari gala premier film Batman, diterima dengan baik dan boleh masuk untuk mulai melakukan proses pengambilan gambar.

Enggan bersikap dewasa, Starfire, Raven, Beast Boy, dan Cyborg, malah mengacau dan menghiraukan pesan Robin serta Wilson untuk tidak bersikap nakal di sekitaran set film. Setelahnya, mereka berempat menemukan sebuah mesin bernama DOOMSDAY yang dibangun oleh para anggota Justice League. Melihat ada yang salah, empat superhero kecil itu pun berniat untuk menghancurkan alat tersebut.

Saat hampir berhasil, Superman datang dan menggagalkan rencana mereka. Mengetahui hal tersebut, Robin merasa kesal dengan tingkah sahabat-sahabatnya, terlebih lagi Wilson membatalkan kontrak film Teen Titans, serta menyuruhnya untuk memilih antara tetap bersama teman-temannya atau lanjut membuat film solo.

Karena sangat ingin diakui sebagai pahlawan super, Robin pun memutuskan hubungan dengan para anggota Teen Titans dan menandatangani kontrak film solo. Meski kaget, rekan-rekan Robin tetap menghargai keputusannya dan pergi menjauh meski Starfire sempat menangis.

Bagaimanakah nasib Teen Titans selanjutnya? Kenapa Jade Wilson seolah memaksa Robin menjauhi teman dan menandatangani kontrak film? Apa alat DOOMSDAY yang dibangun para anggota Justice League? Silakan saksikan aksi konyol mereka di film  'Teen Titans Go! To The Movies' yang tayang mulai hari ini.

Film ini bak 'Deadpool' untuk anak-anak dengan banyak kameo serta adegan-adegan populer dari berbagai film box office dunia. Secara mengejutkan, sepertinya  'Teen Titans Go! To The Movies' ingin agar anak-anak bisa tertawa sepanjang film seperti saat orang tua mereka asyik bersenda gurau menyaksikan 'Deadpool'.

Penggambarkan karakter pahlawan di film ini sangat seru dan tidak membosankan, berbeda dari film-film DC Comics akhir-akhir ini. Kendati demikian, banyak pelajaran moral berarti untuk anak yang disampaikan dengan cara konyol dan tak biasa. Karena 'Teen Titans Go! To The Movies' tergolong sebagai film anak, kumparan memberi nilai 7.0/10 dan merekomendasinya sebagai salah satu film yang aman untuk disaksikan anak dibawah umur.

(Sumber : Kumparan.com)

5 Tips yang Harus Diperhatikan Para Backpacker Newbie

Berlibur dengan budget alias backpacking bisa menjadi salah satu bucket list hampir semua Sobat Shopee. Bagaimana tidak? Selain menghemat pengeluaran, Sobat Shopee dapat bertemu dengan banyak orang baru dan menjelajahi banyak tempat baru tanpa harus ribet dengan seabrek koper yang tertinggal di hotel.

Meskipun terdengar dan terlihat mudah, berlibur ala backpacker butuh persiapan yang matang dan tidak hanya asal membawa baju sedikit saja, lho. Setidaknya ada 5 tips mudah yang Shopee akan berikan bagi para Sobat Shopee yang akan berlipur tanpa koper.

TIPS PERTAMA: PILIH DESTINASI YANG TEPAT

Kalau ini pengalaman pertama Sobat Shopee melakukan perjalanan liburan dengan backpacking, sebaiknya rencanakan daerah tujuan yang tepat untuk liburan secara backpacking. Kalau Sobat Shopee ingin berpergian dengan destinasi lokal, Cirebon atau Banyuwangi dapat menjadi pilihan tepat. Atau kalau Sobat Shopee ingin mencoba destinasi baru yang anti-mainsteram, Pulau Menjangan di Bali Utara dapat menjadi pilihan. Namun kalau Sobat Shopee ingin mengunjungi negara baru secara backpacking, maka Thailand dan Australia adalah pilihan tepat. Selain kedua negara ini banyak dikunjungi oleh banyak backpacker tiap tahunnya, kedua negara ini juga termasuk travel-friendly.


 

TIPS KEDUA: TRAVEL PARTNER YANG TEPAT

Hal terpenting kedua saat ingin berlibur secara backpacking adalah menemukan travel partner yang tepat. Sebuah liburan tidak akan berkesan tanpa teman berlibur, terlebih apabila liburan yang direncakan adalah backpacking. Sobat Shopee harus berkomitmen bahwa liburan kalian tidak akan semegah liburan ala koper. Pastikan juga bahwa kalian merasa nyaman satu sama lain, karena tidak ada hal yang lebih menyebalkan selain berlibur bersama orang yang tidak dapat diajak bekerja sama.

 

TIPS KETIGA: BAWA PAKAIAN SECUKUPNYA

Ini sudah menjadi peraturan wajib dan utama bagi para backpacker. Buatlah list dan sesuaikan pakaian yang akan dibawa dengan tempat tujuan serta iklim daerah tersebut. Karena dengan begitu, Shopeeholics akan menghemat banyak space di dalam ransel. Oh iya, sedikit tips dari Shopee: kalau bisa siapkan lebih banyak atasan daripada bawahan ya!

 

TIPS KEEMPAT: SIAPKAN ORGANIZER KHUSUS

Pastikan sebelum Sobat Shopee pergi untuk bertualang, bawalah organizer yang dapat memuat segala toiletries serta kebutuhan barang lainnya agar menghemat tempat di ransel Sobat Shopee. Selain menghemat space, organizer juga akan membuat barang yang dibawa lebih tertata rapih.

 

TIPS KELIMA: JANGAN MERENCANAKAN TRIP HINGGA DETAIL

Rencana adalah segalanya, tapi kalau dalam urusan backpacking, apakah rencana adalah segalanya? Ternyata tidak juga! Karena liburan ala backpacking, spontanitas menjadi kunci utama perjalanan liburan lebih menyenangkan. Kalau Sobat Shopee termasuk orang yang organized, setidaknya buatlah rencana sederhana dan tidak sampai mendetail karena itu dapat merusak element of surprise dari liburan kalian.

 

(Sumber : kumparan.com)

Bekraf dan iFlix Kerja Sama Produksi Film Lokal

 

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bersama dengan Badan Perfilman Indonesia (BPI) dan iFlix selaku platform layanan Video on Demand menyediakan streaming film dan acara televisi melalui internet bekerja sama untuk menampilkan para seniman muda, di bidang musik, film, dan hiburan, melalui proyek penggarapan film lokal.

Inisiatif baru tersebut akan terdiri dari lima proyek film yang akan dikembangkan dan diproduksi bersama dengan iFlix, Bekraf, dan BPI. Mereka akan menjajaki peluang untuk berkolaborasi lebih jauh lagi.

Proyek pertama yang akan segera dimulai adalah penggarapan film keluarga yang didasari oleh lagu berjudul 'This is My Holiday' ciptaan Stephen Irianto Wally. Dia adalah pemenang kompetisi Lomba Cipta Lagu Anak 2018 tingkat nasional yang diselenggarakan beberapa waktu lalu dan disponsori oleh Presiden Joko Widodo. Film keluarga tersebut ditargetkan masuk tahap produksi pada akhir tahun ini.

Empat proyek film lainnya juga dipilih berdasarkan lagu-lagu yang menjadi pemenang dalam kompetisi tersebut, yakni 'Menjelajahi Dunia' yang diciptakan oleh Era Pratigo, 'Teman' oleh Ghalifa Al Baladi, 'Jika Hatimu Gundah Gulana' ciptaan Ikbar Haskara Damarjati, dan 'Senyum untuk Dunia' oleh Fickar Iskandar.

Melalui program 'AKATARA: Forum Pembiayaan Film Indonesia 2018', Bekraf juga membuka kesempatan kepada para sineas muda Indonesia agar mengirimkan proposal untuk memproduksi film yang diangkat berdasarkan lagu-lagu tersebut.

Program yang diusung oleh Bekraf, BPI, dan iFlix ini memiliki tujuan untuk mendukung industri perfilman lokal, dimana nantinya para sutradara muda di seluruh Indonesia akan diundang untuk mengajukan ide-ide kreatif mereka ke dalam produksi empat proyek film lanjutan itu.

Triawan Munaf, selaku Kepala Bekraf menyatakan dukungannya secara penuh atas program ini. Sebab, menurutnya, program ini juga bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi kreatif yang ada di Indonesia.

“Kolaborasi ini sangat bersinergi dengan visi Presiden Jokowi dan Bekraf dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia. Saya sangat senang iFlix dapat bergabung bersama kami untuk mengembangkan talenta lokal, memberikan kesempatan besar kepada anak muda kreatif Indonesia untuk bekerja bersama," ucapnya melalui keterangan tertulis yang diterima kumparan, Kamis (26/7).

Sementara itu, Co-Founder dan Group CEO iFlix, Mark Britt, mengutarakan bahwa pihaknya begitu antusias saat terlibat dalam proyek yang mendukung industri perfilman Indonesia yang sedang berkembang saat ini.

"iFlix sangat senang dapat berkolaborasi dengan Bekraf dan BPI dalam upaya mereka untuk mendukung komunitas kreatif Indonesia. Indonesia adalah pasar yang tumbuh paling cepat dan paling kompetitif di Asia. Kami sangat antusias dapat mendukung dan bekerja sama dengan para pelaku kreatif muda berbakat di Indonesia dengan ide-ide segar untuk memberikan hiburan terbaik kepada para pengguna iflix," kata Mark.

"Di samping itu juga memberikan kesempatan bagi para calon pelaku industri film Indonesia untuk menampilkan karya mereka dan menjadikannya lebih mudah diakses oleh penonton di seluruh Tanah Air maupun di seluruh dunia," lanjutnya. 

 

(sumber : kumparan.com)

9 Cara Produktif Saat Harus Bekerja di Rumah

 

Di era modern saat ini, bekerja di rumah tidak lagi menjadi hal yang aneh. Apalagi jika Anda seorang pengusaha, pekerja freelance, atau Anda bekerja di perusahaan yang tidak mengharuskan Anda untuk bekerja di kantor.

Bekerja di rumah dapat menjadi win-win solution. Selain Anda akan merasa lebih nyaman, bekerja di rumah juga dapat menghemat pengeluaran. Namun bekerja di rumah dapat memberikan tantangan tersendiri bagi tingkat produktivitas Anda.

Untuk dapat sukses bekerja dari rumah, menurut lansiran dari success.com, ada 9 cara agar Anda tetap produktif saat harus bekerja di rumah. Apa saja?

1. Pilihlah Tempat Sesuai dengan Kebutuhan Anda

Bekerja dari rumah memang bisa membuat kita merasa lebih santai. Namun bukan berarti Anda bisa bekerja sambil bermalas-malasan di sofa sepanjang hari. Ada baiknya jika Anda memilih lokasi di rumah Anda sesuai dengan kebutuhan kerja.

Misalnya, untuk pagi hari Anda bisa menjadikan ruang kerja di rumah atau ruang tamu agar Anda bisa lebih berkonsentrasi. Kemudian untuk siang hari Anda bisa menjadikan area meja makan sebagai tempat kerja, agar suasana menjadi lebih rileks setelah makan siang. Di sore hari, Anda bisa menggunakan area taman di rumah atau sofa di ruang santai untuk menyegarkan pikiran dan meregangkan tubuh setelah seharian serius menyelesaikan tugas.

2. Usahakan Ruang yang Anda Gunakan dalam Keadaan Rapi

Jika Anda bekerja dari rumah, hindari area yang kurang rapi. Karena barang-barang yang berserakan dapat menimbulkan distraksi, mata Anda akan menuju ke sana dan Anda akan memiliki keinginan untuk merapikannya.

Jadi usahakan Anda bekerja di ruangan yang telah tertata rapi. Hal ini dapat membantu Anda menjadi lebih fokus dan memberikan suasana seperti bekerja di kantor.

3. Siapkan Diri Anda untuk Bekerja

Kebanyakan orang mungkin berpikir bahwa bekerja di rumah bisa dilakukan hanya dengan mengenakan baju tidur dan sambil menonton TV. Hal itu ternyata salah besar.

Meskipun Anda bekerja di rumah, siapkan diri Anda seperti Anda akan bekerja ke kantor. Kenakan pakaian yang proper namun tetap santai, buatlah teh atau kopi, lakukan sarapan dan hal lain yang akan membuat Anda siap untuk bekerja, dan jangan menyalakan TV. Karena berpakaian kurang rapi dan menjadikan TV sebagai latar bekerja Anda akan sangat mengurangi produktivitas dan kualitas kerja Anda.

4. Pilih Posisi yang Benar

Sebagian orang mungkin merasa lebih mudah bekerja di tempat tidur atau di sofa. Namun pastikan Anda berada dekat dengan meja yang mudah dijangkau. Hal itu akan memudahkan Anda untuk meletakkan berkas kerja, air minum, atau ponsel Anda.

Anda juga dapat menggunakan meja kecil untuk meletakkan laptop agar otot leher Anda tidak kaku akibat terlalu banyak menunduk atau karena layar laptop yang posisinya tidak sejajar dengan pandangan mata. Jangan lupa untuk memilih posisi yang tepat agar tubuh Anda tidak mudah lelah. Seperti dengan meletakkan bantal di belakang punggung misalnya.

5. Nyalakan Lampu

Pencahayaan alami memang sangat bagus dan dapat menghemat energi, namun cahaya alami kadang dapat menyebabkan pantulan pada layar laptop Anda. Hal tersebut bisa sangat mengganggu konsentrasi Anda.

Jika cahaya alami tersebut tidak memberikan distraksi, Anda dapat memanfaatkannya lebih lama. Namun jika pemandangan dari jendela kurang bagus dan cahayanya justru menyebabkan pantulan, maka opsi terbaik adalah nyalakan lampu ruangan atau lampu meja untuk memaksimalkan kerja Anda.

6. Ciptakan Suasana Kantor di Rumah

Bekerja di rumah dapat memungkinkan Anda untuk menciptakan ruang kerja sesuai dengan keinginan pribadi yang tidak bisa Anda realisasikan di kantor. Anda bisa menciptakan ruang kerja yang lebih nyaman dan sesuai dengan cara kerja Anda, namun tetap tidak mengurangi sisi produktivitas.

Tambahkan elemen yang dapat menciptakan suasana tenang, seperti menyalakan aromaterapi, meletakkan tanaman segar di meja, atau barang-barang yang membuat Anda nyaman.

7. Buat Jadwal Kerja

Meskipun bekerja di rumah, usahakan semua tugas dan rencana kerja Anda selesai tepat waktu. Untuk itu Anda harus membuat jadwal harian dan menuliskan goals setiap harinya.

Dengan begitu, Anda akan tahu progres dari tugas yang sedang Anda kerjakan dan hal ini juga dapat menjadi pembuktian Anda kepada rekan kerja bahwa meskipun Anda bekerja di rumah, Anda tetap dapat produktif dan bekerja sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

8. Ambil Waktu Istirahat

Bekerja di sofa rumah memang bisa sekaligus istirahat, namun Anda membutuhkan waktu istirahat dan menjauh dari sofa tempat Anda bersarang seharian.

Sediakan waktu sekitar 10-15 menit untuk keluar rumah, seperti ke taman atau membeli makanan. Kegiatan tersebut akan merangsang otak Anda untuk dapat menghasilkan ide-ide baru yang lebih segar sekaligus dapat memberikan Anda waktu untuk meregangkan tubuh.

 

Rumah idealnya menjadi tempat untuk beristirahat. Bahkan jika perlu, Anda tidak membawa pekerjaan dari kantor ke rumah. Namun jika keadaan mengharuskan Anda untuk bekerja di rumah, Anda harus tegas terhadap jam kerja Anda.

Jangan sampai Anda terjebak dengan pekerjaan di rumah sendiri. Karena jika sudah terlalu giat bekerja, bisa membuat Anda lupa untuk menghabiskan waktu dengan keluarga atau sekadar me time.

Download Free Designs http://bigtheme.net/ Free Websites Templates