4 Fakta Thailand, Salah Satu Negara Favorit Turis Indonesia

Letaknya yang tak jauh dari Indonesia, membuat Thailand menjadi salah satu negara favorit untuk berwisata. Dengan mayoritas penduduknya yang beragama Buddha, tak heran jika negara ini memiliki 35 ribu kuil indah dan menarik untuk dikunjungi.

Saking indah dan uniknya, Thailand kini menjadi salah satu negara di Asia Tenggara yang menjadi tujuan utama turis Indonesia. Meskipun unik, nyatanya banyak fakta menarik lainnya tentang Thailand. Apa saja?

1. Bangkok Bukan Nama Asli

Selain jadi kota paling padat, Bangkok juga menjadi tujuan utama wisatawan yang datang ke Thailand. Tapi, tahukah kamu sebenarnya Bangkok bukan nama asli sang ibu kota?

Sebenarnya, nama asli dari Bangkok adalah Krung Threp Mahanakhon Amon Rattanakosin Mahinthara Ayutthaya Mahadilok Phop Noppharat Ratchathani Burirom Udomratchaniwet Mahasathan Amon Phiman Awatan Sathit Sakkathattiya Witsanukam Prasit. 

Nama yang terdiri dari 169 huruf ini memiliki arti kota malaikat, kota besar yang abadi, kota megah dari sembilan permata, kursi raja, kota istana kerajaan, rumah jelmaan dewa, yang didirikan oleh Visvakarman atas perintah Indra.

Kabarnya nama ini diberikan oleh Raja Yodfa Chulaloke pada 1782 silam. Sedangkan nama Bangkok diambil dari sebuah desa di tepi barat Sungai Chao Praya.

2. Rumah Bagi Ribuan Kuil

Lebih dari 90 persen penduduk di Thailand menganut agama Buddha. Maka tidak mengherankan jika banyak ditemukan kuil di Negeri Gajah Putih. 

Setidaknya ada 35 ribu kuil yang bertebaran di seluruh kota. Seperti Wat Rong Khun, yaitu kuil serba putih di Chiang Rai dan Wat Yannawa, sebuah kuil berbentuk perahu di tepi Sungai Chao Phraya.

3. Punya Festival yang Mengundang Monyet

Thailand memiliki festival yang tidak biasa, yaitu Monkey Buffet Festival. Festival ini mengundang lebih dari 600 monyet untuk menyantap berbagai jenis makanan.

Sajian makanan itu disusun rapi di depan kuil Pra Prang Sam Yot di provinsi Lopburi. Event ini juga menjadi acara tahunan yang diselenggarakan setiap 25 November.

Awalnya, Monkey Buffet Festival digelar pertama kali pada 1989 silam, dengan tujuan untuk mengingkatkan pariwisata di daerah setempat. Dan kini, banyak wisatawan berbondong-bondong untuk dapat menyaksikan secara langsung acara tersebut.

4. Memiliki Raja yang Memerintah Selama 70 Tahun

Hal unik lainnya adalah Thailand memiliki raja dengan masa kepemimpinan terlama di dunia. Adalah Raja Bhumibol Adulyadej, yang pernah memimpin sejak 9 Juni 1946 hingga 13 Oktober 2016, atau selama 70 tahun, 127 hari.

Bhumibol sangat dihormati warga Thailand sebagai bapak bangsa. Bahkan, banyak masyarakat Thailand yang menyamakannya dengan Buddha. 

Maka dari itu, saat wafatnya Bhumibol, warga Thailand sangat sedih dan terpukul. Saking dicintainya, mereka berkabung selama satu tahun penuh.

(Sumber : Kumparan.com)

Lagu Isyana Sarasvati untuk Asian Games 2018

Penyanyi Isyana Sarasvati menjadi salah satu musisi yang ikut terlibat dalam album Asian Games 2018. Penyelenggara dari INASGOC menunjuk beberapa musisi lain seperti Ariel 'NOAH', D'Masiv, Anji, J-Flow, hingga musisi muda, seperti GAC, dan Via Valen, ikut terlibat dalam proyek besar tersebut.

Dalam album kompilasi tersebut, Isyana menyumbangkan satu lagu yang berjudul 'Asia's Who We Are', untuk menyemarakkan Asian Games 2018 yang digelar di Jakarta dan Palembang mulai 18 Agustus mendatang.

Ketika ditemui di The Pallas, SCBD, Jakarta Pusat, Isyana akhirnya menceritakan rasa bahagianya bisa terlibat langsung dalam perhelatan olahraga terbesar di Asia tersebut. Melihat Indonesia terpilih sebagak tuan rumah, Isyana pun merasa punya tanggung jawab untuk mencipta satu lagu yang bisa mewakili perasaan para atlet.

"Sebagai musisi senang sekali sih bisa ikut andil di Asian Games 2018. Aku juga ditawarinya sudah dari tahun lalu dan saat itu aku langsung mau ambil," ucap Isyana Sarasvati, pada Senin (30/7) malam.

"Mereka juga kasih kebebasan untuk membuat lagu yang aku banget. Akhirnya aku buat lagu yang agak hymne gitu, ya. Kalau si GAC kan membuat lagu yang up-beat dan penuh semangat, aku mau buat satu lagu yang bisa mengapresiasi atlet-atlet," lanjutnya.

Ternyata, single tersebut sedikit banyak menceritakan pengalaman pribadi Isyana yang sejak kecil kerap berkompetisi di festival Internasional mewakili Indonesia dari bidang tarik suara. 

Gadis bersuara sopran itu mengerti betul bagaimana perasaan para atlet Indonesia yang pastinya bercampur aduk, penuh rasa bangga, dan takut, lantaran ingin membanggakan negara di gelaran sebesar Asian Games.

"Aku juga kan sejak kecil sering ikut kompetisi. Sejak kecil suka ikut kompetisi dan aku mengerti rasanya deg-degan untuk bersaing dengan kompetitor dari negara lain. Ya, jadi lagu 'Asia's Who We Are' itu juga ada sebagian yang liriknya tercipta dari pengalaman pribadi aku," ujarnya.

Meski sudah terpilih menjadi salah satu pengisi soundtrack Asian Games 2018, Isyana tidak ingin tinggi hati. Sudah dapat kesempatan yang sangat langka, pelantun 'Kau Adalah' itu merasa hanya ingin jujur dan tulus dalam memberikan dukungan terbaik untuk atlet serta negaranya.

"Aku go with the flow banget sih. Kalau dikasih kesempatan ya akan aku ambil dan kerjakan tanpa bermimpi ingin lebih. Yang penting aku mau terus berkarya sesuai hati," tutupnya.

Selain lagu 'Asia's Who We Are', Isyana Sarasvati juga menjadi salah satu dari 18 orang yang terpilih untuk menyanyikan lagu utama Asian Games 2018 bertajuk 'Bright as the Sun' ciptaan Rian 'D'Masiv. 

Pada lagu tersebut, Isyana membagi suaranya dengan beberapa penyanyi Indonesia bersuara unik lainnya, seperti Rizal 'Armada', Once, dan Carka Khan.

(Sumber : Kumparan.com)

5 Cara Mudah Menuju Indonesia Tanpa Stres

Kesibukan yang sangat padat, kemacetan yang seakan tidak ada habisnya, hingga berbagai urusan perbankan yang belum terselesaikan,  bisa menjadi penyebab timbulnya stres dalam diri seseorang. Padatnya aktivitas tersebut, tidak jarang membuat orang-orang kekurangan waktu luang yang akhirnya menambah tingkat stres dalam diri. 

Menurut Healthy Living Index Survey yang dilakukan AIA tahun 2016, penderita depresi berada di usia produktif yakni 20-50 tahun. Agar tidak terjebak dalam keadaan depresi atau stres yang berlebihan, carilah jalan keluarnya seperti beberapa cara sederhana berikut ini:

Makan enak

Hadiahi diri sendiri dengan makan di restoran favorit, atau kuliner baru yang selama ini Anda ingin coba tetapi belum kesampaian. Tapi ingat, Anda harus tetap mengontrolnya. Jangan karena alasan stres, berbagai makanan pun Anda lahap tanpa memikirkan timbangan yang akan condong ke kanan.

Berkumpul dengan sahabat

Sudah lama tidak bertemu dengan sahabat tercinta? Kalau begitu, ini saatnya Anda meluangkan waktu sejenak untuk kembali berkumpul bersama mereka. Percaya atau tidak, canda tawa ataupun lelucon kocak tentang masa lalu bersama sahabat, bisa menciptakan perasaan bahagia dan menurunkan kadar stres dalam diri Anda!

Belanja

"Whoever said money can't buy happiness simply didn't know where to go shopping" - Bo Derek 

Kutipan sederhana dari Bo Derek di atas nampaknya sudah menggambarkan bagaimana berbelanja dapat membuat Anda bahagia. Tetapi yang perlu diingat, Anda juga tidak boleh kalap dalam berbelanja. Jangan sampai menimbulkan stres baru karena tabungan jebol akibat berbelanja tanpa dikontrol.

Olahraga

Tidak cuma pikiran, ternyata tubuh Anda juga bisa merasakan stres. Maka dari itu, jadwalkanlah olahraga secara rutin. Misalnya, seminggu dua kali di waktu libur, atau 30 menit sehari di sore hari. Olahraga sederhana pun bisa Anda lakukan, misalnya jogging ataupun naik sepeda.

Traveling

Tingkat stres semakin tinggi? Berarti ini saatnya Anda untuk berhenti sejenak dari rutinitas sehari-hari, ajukan cuti, dan pergilah melihat dunia luar. Selain dapat merasakan pengalaman baru, dengan melihat keindahan alam ataupun megahnya kota metropolitan di negara lain, Anda dapat menghilangkan penat dan juga stres dalam sekejap.

Banyak cara sederhana yang bisa Anda lakukan untuk menghilangkan kadar stres dalam diri. Seperti yang saat ini sedang digalakkan oleh PermataBank lewat #IndonesiaTanpaStres, sebuah gerakan yang menyadarkan orang-orang tentang pentingnya meluangkan waktu untuk diri sendiri agar terhindar dari stres. 

Salah satu cara untuk mengurangi stres dari PermataBank adalah dengan mengatur pernafasan selama 1 menit, dengan begitu Anda akan merasa rileks. Temukan berbagai informasi menarik, dan tips lain untuk mengendalikan stres di sini.

Luangkan waktu sejenak Anda agar stres hilang dan hati pun selalu bahagia.

(Sumber : Kumparan.com)

RAN Rilis Lagu 'Dekat di Hati' dalam Bahasa Jepang

 

 

Belum lama ini, RAN meluncurkan lagu 'Dekat di Hati' dalam bahasa Jepang dengan judul 'Kokoro Wa Sugu Soba Ni (心はすぐそばに)'. Perilisan 'Kokoro Wa Sugu Soba Ni' ini adalah janji RAN untuk memberikan sesuatu yang baru pada negeri Sakura setelah tampil di Asia Music Festival Jepang untuk pertama kalinya di tahun 2017.

Meski 'Dekat di Hati' sudah dirilis sejak tahun 2014, tak ada kata terlambat bagi trio Nino, Asta, dan Rayi untuk memperdengarkan lagu tersebut dengan bahasa yang berbeda. Menurut keterangan pers yang diterima kumparan, Senin (30/7), lagu tersebut diterjemahkan ke dalam bahasa Jepang oleh Hiroaki Kato, seorang seniman asal Jepang yang tinggal di Tanah Air. 

Selain itu, kamu juga sudah bisa menikmati video liriknya di YouTube. Dibuat oleh Desal Sembada dan Putri Yunita Samsu, video lirik 'Kokoro Wa Sugu Soba Ni' telah didengarkan sebanyak lebih dari 49 ribu kali sejak dirilis 27 Juli lalu.

Tak hanya itu, grup musik yang melantunkan 'Pandangan Pertama' ini juga menggelar tur konser pertama mereka di negeri Matahari Terbit. RAN tampil sebanyak tiga kali, yakni pada 28 Juli di Hibiya Park Tokyo, 31 Juli di Hamamatsu, dan terakhir di di Substore Tokyo pada 1 Agustus mendatang dengan tur bertajuk '#RANJapanTour2018'.

Kabarnya, kedatangan RAN di Jepang punya tujuan khusus, yakni untuk menyambut 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia dengan Jepang. Selain itu, potensi pasar dan keterbukaan Jepang pada karya seni modern adalah alasan kenapa RAN memilih untuk merilis lagu mereka dalam bahasa Jepang dan menggelar tur konser.

Selain itu, merilis lagu dengan menggunakan bahasa lain selain Indonesia adalah mimpi Rayi, Asta, dan Nino sejak dulu.

"Semoga langkah besar ini bisa berdampak positif dan membuka jalan baru bagi talenta-talenta terbaik Indonesia lainnya untuk masuk ke pasar musik Jepang," ujar Nino.

Apakah kamu sudah mendengarkan lagu 'Kokoro Wa Sugu Soba Ni' dari RAN? Bagaimana menurutmu? Berikan pendapatmu di kolom komentar, ya!

(Sumber : Kumparan.com)

LED Polytron Garansi Lima Tahun Hingga Ukuran 50 inci

Waktu luang bersama keluarga dan orang tercinta pasti membahagiakan. Setiap ada kesempatan bersama  banyak orang yang menghabiskan waktu untuk mencari hiburan dengan keluarga. Salah satunya dengan menonton TV dirumah. Hiburan satu ini sangatlah mudah dan murah, terhindar dari kemacetan di jalan, dan tanpa mengeluarkan uang banyak untuk ongkos.

Namun kecewa tiba-tiba datang ketika sedang asyik menonton TV bersama dan TV mendadak rusak, layarnya menjadi hitam. Berusaha menelpon layanan pengaduan untuk perbaikan namun  perbaikannya harus mengeluarkan “kocek” yang banyak.

Hal tersebut tentu tidak akan terjadi jika Anda menggunakan TV LED Polytron. Sejak tahun lalu Polytron telah merilis garansi lima tahun untuk jenis TV LED. Bedanya kini, Polytron menambahkan ekstra garansi lagi yaitu garansi akibat kena petir. Dimana garansi yang sebelumnya juga sudah cukup baik, yaitu garansi lima tahun  yang meliputi garansi panel/layar, garansi spare part/suku cadang, garansi jasa perbaikan dan garansi remote control.

Mungkin sebagian besar orang tidak mengetahuinya jika kerusakan pada panel LED terbilang resiko paling mahal, karena harga panel/layar mencapai 90% dari harga TV. Jadi jika harga TV kisaran Rp.2,5 juta maka harga panel bisa mencapai Rp. 2jutaan karena 90% harga LED TV adalah harga panel LED-nya, mengganti panel LED sama dengan mengganti LED TV baru.

Polytron berkomitmen memberikan pelayanan terbaik sehingga garansi lima tahun untuk TV LED kembali dirilis tahun ini. Layanan garansi lima tahun #5tahunbebasgalau diberikan untuk televisi LED Polytron hingga berukuran 50 inci, yaitu mulai dari ukuran 20 inci, 22 inci, 24 inci, 32 inci dan untuk TV LED layar lebar yaitu  ukuran 39 inci, 43 inci, dan 50 inci.   

Menurut Eddy Ariawan selaku Consumer Electronics Group Head, Polytron sangat mengedepankan kepuasan oleh karena itu Polytron merilis kembali garansi LED TV selama lima tahun yaitu meliputi garansi panel/layar, garansi spare part/suku cadang, garansi jasa perbaikan, garansi remote control dan garansi karena petir. Bukan rahasia lagi jika panel LED TV rusak maka dipastikan Anda akan mengeluarkan biaya perbaikan yang cukup mahal, kini pelanggan tidak perlu khawatir lagi untuk hal itu. Polytron merilis program garansi ini untuk pelanggan setia sehingga mereka tidak perlu galau dan ragu untuk membeli dan menggunakan televisi LED Polytron. Dan diharapkan pengguna TV tabung tidak takut dan menunda untuk  beralih menggunakan TV LED.


Selain daripada layanan garansi lima tahun, Polytron juga melengkapi produk TV-nya dengan berbagai fitur dan inovasi.  Misal TV dengan teknologi siaran digital dimana tangkapan siaran digital pada TV jenis ini memiliki keunggulan dapat menerima siaran digital dengan  output gambar yang maksimal kualitas high definition. 

Anda dapat memilih TV yang dilengkapi dengan 3 in 1 tuner dimana siaran digital (Digital Terrestrial) maupun siaran satelit (Digital Satellite) dapat ditangkap oleh TV hanya dengan koneksi kabel antenna dan kabel parabola. Digital Terrestrial mampu menghasilkan gambar lebih jernih, tanpa bintik/noise dan kualitas gambar yang tidak berbayang. Pada jenis ini terdapat pada tipe PLD 50TS883; PLD 50S883; PLD 43TS153; PLD 43S153; PLD 43S883; PLD 40TS153 dan PLD 40S153, PLD 32TS153, PLD 32S1503 dan PLD 32V7510 /S.

Keunggulan Polytron yang selalu kerap ada pada TV adalah teknologi audio-nya. Pada sebagian besar tipe TV LED keluaran Polytron dilengkapi dengan speaker eksternal atau tower speaker sehingga suara akan menjadi maksimal di tambah lagi dengan teknologi bazzoke. Polytron juga memiliki jenis TV LED dengan soundwave technology dimana suara TV dapat diatur sedemikian rupa dan suara audio pada TV dapat dipancarkan ke alat penerima seperti Headphone Bluetooth dan Speaker Bluetooth. Caranya mudah, hanya dengan menekan tombol SW pada remote. Pada jenis ini misal tipe PLD 43TS156; PLD 40TS156; dan PLD 32T1506.

Bagi ruangan yang tidak terlalu besar dan minimalis, Polytron juga memiliki TV jenis lain dengan audio yang mantap walaupun tanpa speaker tower. Misal tipe PLD 22D1150; PLD 24D8520; PLD 24D123; PLD 32D9505 dan lain-lain. **SEM

 

Download Free Designs http://bigtheme.net/ Free Websites Templates