"Posesif", Drama Cinta Remaja yang Digarap Serius

 

Film Posesif bergenre drama percintaan remaja. Namun, jangan salah, film garapan sutradara Edwin ini dikerjakan begitu serius.

Hal ini diungkapkan oleh sang produser, Muhammad Zaidy dalam jumpa pers yang digelar di XXI Senayan City, Jakarta Pusat, Kamis (12/10/2017).

"Kenapa film Posesif penting buat kami? Kami ingin buat film yang berkualiatas. Ini film remaja yang cukup berbeda dengan yang di market Indonesia. Ini bergenre romance suspense. Ini cerita cinta. Ngomongin cinta pertama tapi toxic relationship," ucapnya.

"Ada geregetannya. Ini ngomongin cinta posesif, kami riset, dan anggap penting untuk diangkat dlm film remaja," imbuhnya.

Bahkan menurut sang sutradara, Edwin, film yang dibintangi Adipati Dolken dan Putri Marino ini ia buat dengan tak meninggalkan sentuhan personal. Penggarapan skrip dan skenario juga memakan waktu lama.

"Saya lebih senang mengekslpor yang berbeda. Tapi selalu ada saja sesuatu yang sama, itu menandakan adanya sentuhan yang personal. Saya bikin film ini enggak yang instan. Skripnya kami develop lama. Lamanya karena intens, jadi memang ada yang terlibat secara personal," kata Edwin.

Film Posesif bercerita tentang kehidupan seorang atlet loncat indah bernama Lala yang diperankan oleh Putri Marino. Lala bertemu dengan Yudhis yang diperankan oleh Adipati Dolken di sekolahnya.

Mereka berdua lantas menjalin kasih. Namun, keputusan Lala tersebut adalah awal dari rentetan masalah yang akan dihadapinya termasuk keposesifan Yudhis.

Posesif akan tayang pada 26 Oktober 2017 mendatang.

 

(sumber: kompas.com)

Download Free Designs http://bigtheme.net/ Free Websites Templates