Album Baru Miley Cyrus Bakal Rilis Bulan Depan!

 

Sejak memutuskan untuk menghilangkan imej penyanyi belia yang lugu, Miley Cyrus seolah berubah drastis menjadi sosok penyanyi yang cukup sensasional. Bukan cuma ketika di atas panggung, tak jarang kesehariannya kerap mengundang sorotan dari banyak pihak.

Tapi setelah beberapa tahun disorot karena sikapnya yang cukup sensasional itu, Miley pun agaknya siap untuk beranjak menjadi seseorang yang lebih dewasa. Yap, pasalnya di tahun ini Miley memutuskan untuk mengubah penampilan hingga identitas musiknya.

Karena itu seperti dilansir dari Billboard, sekarang ini Miley tengah bersiap untuk merilis album penuhnya yang berjudul YOUNGER NOW. Hal tersebut diungkap langsung oleh Miley kemarin, di mana album barunya siap untuk dirilis pada 29 September mendatang.

Sampai saat ini belum banyak detail yang diketahui mengenai materi-materi baru Miley di album barunya. Namun pelantun Wrecking Ball itu menjanjikan kalau ia akan membenamkan berbagai unsur musik seperti hip hop, beat-heavy dan psychedelic pada album barunya.

Tentu saja semua itu berkat kolaborasi Miley bersama Mike WiLL Made-It dan Wayne Coyne dari The Flaming Lips. Juga, kalau kita melirik pada single Malibu dari Miley yang mengusung identitas musik pop dan folk, jelas album baru Miley di tahun ini akan sangat berbeda dengan rilisan-rilisan sebelumnya.

"Album Miley kali ini cenderung lebih mengarah pada musik roots-nya daripada yang pernah aku dengarkan sebelumnya. Bagi Miley, album ini adalah bentuk kejujurannya," aku sang Ayah, Billy Ray Cyrus.

 

(sumber: kapanlagi.com)

Warkop DKI 2 Ajak Penonton Joget "Chicken Dance"

 

Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 2 punya cara berbeda untuk mempromosikan film dan meningkatkan jumlah penonton mereka.

Rumah produksi film ini, yakni Falcon Pictures, meluncurkan aplikasi augmented reality (AR) bernama Warkop DKI Reborn di XXI Blok M Square, Jakarta Selatan, Senin (7/8/2017).

Aplikasi ini bisa menggabungkan gambar dua dimensi ke dalam dunia nyata tiga dimensi, yang mana benda-benda maya tersebut diproyeksikan ke dalam wujud nyata.

Cara menggunakannya, setelah mengunduh aplikasinya di Play Store, Anda bisa mengarahkan kamera ponsel ke standee atau poster-poster Warkop DKI Reborn yang ada di dalam bioskop.

Setelah itu akan muncul sosok Abimana Aryasatya (Dono), Tora Sudiro (Indro), dan Vino G Bastian (Kasino) yang menggunakan kostum menyerupai ayam. Ketiganya langsung berjoget Chicken Dance. Hadir pula sosok Indro yang juga melalukan tarian tersebut.

Patrick Effendy, selaku pembuat aplikasi ini mengatakan bahwa teknologi AR untuk film pertama kali dibuat untuk Warkop DKI Reborn.

"Kalau buat film ini pertama kali. Biasanya kami develop buat game dan ini dapat tantangan dari Falcon juga, pengin yang beda. Makanya kami coba," ujar Patrick.

"Di awal tantangan bikin ini bisa interaksi sama penonton. Chicken dance kan ikonik. Kami mau ajak joget bareng, share lewat aplikasi ini dan hampir di semua bioskop sudah ada standee," lanjutnya.

Indro mengatakan bahwa teknologi AR ini sebagai bentuk tantangan untuk menjawab industri kreatif masa kini.

"Ada tantangan untuk industri kreatif. Me-reborn Warkop DKI itu udah kreatif. Sekarang tambah hal kayak gini, kami menjawab tantangan industri kreatif," kata Indro.

Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 2 bercerita soal Dono, Kasino, dan Indro yang bertualang mencari harta karun di Malaysia. Namun, perjalanan mereka tak berjalan mulus lantaran tas berisi petunjuk harta karun mereka tertukar dengan wanita asal Malaysia.

Para pemain lain yang turut berperan dalam film arahan sutradara Anggy Umbara ini ialah Hannah Al Rashid, Babe Cabita, dan Ence Bagus.

Petualangan Sherina Jadi Drama Musikal

 

Tujuh belas tahun sesudah film Petualangan Sherina (2000) dirilis, versi drama musikalnya akan dipanggungkan di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, pada 15-17 September 2017.

Nurul Susantono, pendiri komunitas Jakarta Move In sekaligus produser dan sutradara drama musikal tersebut, mengatakan bahwa pertunjukan drama musikal itu telah lama direncakan.

"Sebenarnya wacana dan keinginan kami mau bikin drama musikal Petualangan Sherina ada dari tahun 2014," kata Nurul dalam jumpa pers Drama Musikal Petualangan Sherina di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (3/8/2017).

Untuk pertunjukan tersebut dibutuhkan sejumlah pemain dan telah diadakan audisi secara online untuk mendapatkannya. Dari 2.001 peserta audisi itu, lima puluh empat orang lulus seleksi untuk menjadi pemain.

"Dari 2.001 peserta disaring jadi 54 cast Petualangan Sherina. Audisi musisi juga dan seleksinya dari 1 Januari sampai satu Maret (2017)," tutur Nurul.

Untuk berakting, para pemain itu dibimbing oleh Derby Romero, pemeran Sadam dalam film Petualangan Sherina.

Gitaris band Hivi, Ezra Mandira, digandeng menjadi  produser musik.

Beberapa hal pada film Petualangan Sherina akan disesuaikan dengan kondisi masa kini untuk versi drama musikalnya.

"Ada beberapa setting yang kami ubah jadi lebih modern. Tapi, ceritanya tetap Petualangan Sherina," ucapnya.

"Kami sempat berdiskusi, Mas Riri (Riri Riza, sutradara film Petualangan Sherina) bilang ya 2017 ini lebih fresh," ujar Nurul.

"Jadi experience yang beda juga. Yang baru lebih relatable (bisa berhubungan), karena penontonnya lebih in the moment," ujarnya lagi.

 

(sumber: kompas.com)

Anggy Umbara: "Sundelbolong" untuk Film "Suzanna"

 

Tak lama lagi film horor klasik yang pernah dibintangi aktris Suzanna Martha Frederika Van Osch bisa dinikmati dalam versi kekinian.

Hal itu tak lepas dari kreativitas sutradara Anggy Umbara yang dipercaya untuk mendaur ulang film-film populer sang Ratu Horor Indonesia ke dalam kemasan layar lebar yang diberi judul Suzanna.

Untuk proyek ini, Anggy memilih film Sundelbolong yang dirilis pada 1981 untuk memberi "nyawa" Suzanna.

"Ini fokus ke Sundelbolong," kata Anggy.

Namun, agaknya materi film Sundelbolong saja tidak cukup. Anggy lantas memperkaya referensinya dengan materi film Suzanna lainnya yang pernah populer di Tanah Air dari era 1980 hingga 1990-an.

Hal yang sama juga dilakukan Anggy ketika menggarap film Warkop DKI Reborn. Ia meramu sekaligus tiga film Warkop yang legendaris, yakni Setan Kredit (1981), IQ Jongkok (1981), dan Chips (1982) menjadi satu kesatuan cerita.

Mengenai progres proyek Suzanna, kata Anggy, layar lebar yang diproduksi oleh Soraya Intercine Films itu sudah memasuki tahap pra-produksi. Skenario yang dikerjakan Anggy bersama penulis Benni Setiawan pun sudah masuk bab ketiga.

"Sudah masuk skenario sih. Sudah masuk bab ketiga. Sedangkan para pemain-pemainnya belum ada," ujar dia.

Sedangkan untuk proses shooting film ini Anggy memasang target pada akhir 2017 dan dirilis 2018 mendatang.

 

(sumber: kompas.com)

Bunga Citra Lestari Kini Bernyanyi Sambil Menari

 

Penyanyi Bunga Citra Lestari alias BCL kini sudah berubah. Bunga yang selama ini dikenal lewat lagu-lagu balada yang mendayu-gayu, kini tampil lebih energik di panggung dengan penari latar.

"Katanya aku udah 10 tahun nyanyi sendiri terus dan lagunya selalu ballad, jadi sekarang bikin yang energik. Ballad tetep dinyanyiin karena favorit orang juga kan. Yang upbeat kami kasih entertainment yang lebih lagi dengan dance," ujarnya.

Ia menyebutnya sebagai tantangan untuk diri sendiri. Sebab, perempuan yang akrab disapa Unge ini tak mau hanya tampil begitu-begitu saja.

"Aku memacu diri aku untuk bisa lebih berkembang. Pengin bisa men-challenge diri aku, akhirnya aku putuskan untuk bisa menari sambil bernyanyi," katanya.

Keputusan Bunga memodifikasi sedikit konsep penampilannya di panggung tercetus usai konser tunggal It's Me BCL beberapa bulan lalu.

"Kemarin dari semenjak konser terus keluar album, kebetulan ada beberapa lagu upbeat. Jadi biar orang enggak bosan aku bikin konsep baru," ucap Bunga.

Namun, tak gampang bagi Bunga untuk membiasakan diri bernyanyi sekaligus menari. Butuh ekstra stamina untuk bisa melakukan itu.

"Susah. Engap banget, makanya harus diimbangi olahraga yang teratur dan benar. Tentunya dari semenjak konser kemarin aku latihan terus sih . Sampai sekarang bisa bernyanyi aman dengan live dan sambil menari," kata Bunga.

Kini Bunga semakin rutin berolahraga. Pilates dan lari menjadi pilihan ibu satu anak itu.

"Kalau pilates buat tuning, kalau lari buat pernapasan. Apalagi sekarang sama dancer, harus sambil nari juga. Gimana bisa nyanyi live sambil nari, lagunya kadang banyak banget jadi lari ya ngebantu sih," ujar Bunga.

"Kalau enggak olahraga, badan gampang sakit dan capek. Jadi menjaga endurance juga," imbuhnya.

 

(sumber: kompas.com)