Cinta Ayudia Bing Slamet dan Ditto Akan Difilmkan

 

Buku karya pasangan Ayudia Bing Slamet-Ditto, Teman Tapi Menikah, akan dituangkan ke layar lebar oleh rumah produksi Falcon Pictures.

Dalam konferensi pers di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (6/12/2016), Ayudia mengatakan ia dan Ditto kaget ketika mendapat tawaran dari rumah produksi tersebut.

"Enggak kepikiran difilmin, fenomena teman jadi suami istri ini viral, kita backgrouind bukan penulis, makanya kalau dibaca agak ngaco haha. Tapi memang nyatanya begitu," ujar Ayu.

Ditto sempat menanyakan alasan Falcon hendak menuangkan kisah cintanya dengan Ayu itu ke dalam layar lebar.

"Katanya (Falcon) bukunya best seller. Nah, ya sudah kita lakuin," ujar Ditto.

Sementara menurut produser Frederica, novel Teman Tapi Menikah sangat relevan dengan kehidupan saat ini.

"Cerita dari novel ini sangat relevan dengan keadaan sekarang kayak banyak pertemanan akhirnya menikah itu yang mau kita bawa dalam film. Sama kayak My Stupid Boss related banget, ketemu novel ini tertarik banget jadinya," kata Frederica.

Rencananya proses produksi film Teman Tapi Menikah akan dimulai pada tahun 2017.

 

(sumber: kompas.com)

Disney Akan Kumpulkan Semua Putri dalam Satu Film

 

Apa jadinya jika tokoh-tokoh Disney, Pixar, Marvel, dan Star Wars tampil dalam satu film?

Chief Creative Officer Pixar and Walt Disney Animation Studios, John Lasseter, mengatakan "kolaborasi para putri" itu akan terjadi dalam sebuah proyek film animasi terbaru produksi Walt Disney Animation Studios.

Dalam sebuah cuplikan yang ditampilkan ada sesi panel Pixar and Walt Disney Animation Studios pada D23 Expo di Anaheim, Jumat (14/7/2017), semua karakter kondang keluarga besar Disney itu tampil dalam film Ralph Breaks The Internet: Wreck-It Ralph 2.

Dalam film itu akan tampil para princess Disney seperti Cinderella, Merida, Moana, Belle, Pocahontas, Rapunzel, dan lain-lain. Film animasi itu juga akan menampilkan sekelebat sosok robot 3CPO (Star Wars), Iron-Man, dan Buzz Lightyear (Toy Story). John Lasseter menjanjikan film itu akan sangat kocak karena dia selalu terbahak ketika menonton setiap tahap proses pembuatannya.

"Kami bersenang-senang ketika mengerjakannya," kata Lasseter tentang film yang disutradarai oleh Rich Moore dan Phil Johnson itu.

Ralph Breaks The Internet: Wreck-It Ralph 2 rencananya diputar pada November 2018.

Pada kesempatan itu, Lasseter juga mengumumkan sejumlah proyek-proyek dari  Pixar and Walt Disney Animation Studios. Di antaranya adalah Coco (November 2017), Olaf's Frozen Adventure (November 2017), Incredibles 2 (Juni 2018), Toy Story 4 (Juni 2019), serta Frozen 2.

Ia dibantu beberapa orang muda yang muncul di antara penonton untuk melemparkan kaus-kaus itu.

Selain itu sejumlah bintang juga hadir. Di antaranya Kristen Bell (pemeran Anna dalam Frozen), Josh Gad (Olaf dalam Frozen), serta para pengisi suara princess di antaranya Mandy Moore (Rapunzel), Paige O'Hara (Belle). Juga komedian Sarah Silverman yang mengisi suara Vanellope (Wreck-It Ralph) dan Tajari P Henson (Ralph Breaks the Internet: Wreck-It Ralph 2).

Presentasi film Coco mengakhiri sesi animasi tersebut. Para fans Disney yang memenuhi aula D23 dihibur dengan penampilan pengisi suara Miguel, Anthony Gonzalez, dan Benjamin Bratt (pengisi suara karakter Ernesto de la Cruz).

Mereka menyanyikan lagu soundtrack film Coco, "Remember Me", sementara puluhan penari yang mengenakan gaun khas Meksiko menari di antara penonton.

 

(sumber: kompas.com)

Demi Konser, Glenn Fredly Tunda Rilis Single Baru

 

Selain berencana untuk menggarap sebuah drama musikal, artis musik Glenn Fredly juga sedang menyiapkan sebuah konser. Karenanya, ia terpaksa harus menunda perilisan singelnya.

"(Singel baru) belum ya, masih tahun depan. Saya masih persiapan konser nih, jadi masih persiapannya buat Filosofi (Kopi) ini," ungkap Glenn.

"Nanti juga ada rencana untuk mendorong undang-undang musik ya. Dan akan dibuat konfrensi musik pertama nanti," sambungnya.

Ketika ditanya lebih lanjut soal konsernya nanti, pelantun "Januari" ini mengaku bahwa konsernya tersebut akan berkonsep sebagai suatu penghormatan untuk musisi lain.

"Yang jelas tahun lalu kan saya bikin konser tanda mata buat Ruth Sahanaya, tahun ini saya pengin buat sesuatu lagi dan pas di ulang tahun saya. Jadi saya pengin ngasih tribute buat musisi yang telah menginspirasi saya," ujar Glenn.

Untuk lebih detailnya, Glenn memang belum bisa memberitahu lebih banyak. "Nanti ada press conference-nya sendiri," tutupnya.

 

(sumber: kompas.com)

Rilis Album Baru, BCL Cicil Lagu-lagu Lima Tahun

 

Terakhir merilis album Hit Singles and More pada 2015, penyanyi Bunga Citra Lestari ( BCL) kini kembali mengeluarkan album. It's Me BCL, judulnya.

"Ini sebenarnya rebranding, sih. Intinya, lagu-lagu di sini aku banget," kata BCL dalam jumpa pers di KFC Kemang, Jakarta Selatan, pada Rabu (12/7/2017).

BCL mencicil penggarapan lagu-lagu dalam album tersebut selama lima tahun, karena ia juga main sejumlah film. Ada 10 lagu dalam album itu.

"Aku Wanita" featuring DJ Dipha Barus; "Jera"; "Rindu Kamu" featuring Joe Taslim; "Tundukkan Dunia"; "Aku Bisa Apa?"; "Jangan Gila" featuring Reza Rahadian Live in Concert; "Trauma"; "Persepsi Cinta"; "Akulah Wanita"; dan "Hari Bahagia".

"Ini lagunya kayak refreshing buat aku," ucap dia.

BCL menggandeng beberapa pemusik untuk menggarap aransemen musiknya. Mereka adalah Andi Rianto, Dewiq, Pay, Melly Goeslaw, dan Ade "Govinda".

BCL mengaku bahwa ia memang sudah menanti nama-nama tersebut untuk membantu pengerjaan albumnya tersebut.

BCL mengatakan pula bahwa ia tidak akan yakin untuk merilis album jika ia tak yakin akan kualitas album itu. Oleh karena itu, ia tidak mau tergesa-gesa menggarapnya.

"Enggak ada yang pernah ngejar-ngejar aku untuk buat album. Aku juga enggak ngejar-ngejar. Aku percaya hal-hal seperti ini adalah baby yang aku tunggu lama," ujar ibu satu anak ini.

 

(sumber: kompas.com)

Chicco Jerikho dan Rio Dewanto Layani Pembeli Kopi

 

Sekuel film Filosofi Kopi, Ben & Jody, akan segera tayang. Film garapan sutradara Angga Dwimas Sasongko ini kembali menghadirkan duo Chicco Jerikho dan Rio Dewanto sebagai bintang utama.

Ditemui di kedai Filosofi Kopi, Jalan Melawai, Jakarta Selatan, Kamis (6/7/2017), Chicco mengungkapkan dua alasan utama mereka membuat sekuel.

Sebagai informasi, buku berjudul sama karya Dewi Lestari yang menjadi adaptasinya tak memiliki seri kedua.

"Ide awalnya karena sudah sukses dengan Filosofi Kopi pertama, diapresiasi oleh beberapa festival internasional, kami berdua juga sempat menang ensemble cast di Filipina. Akhirnya kami berinisiatif untuk buat yang kedua," ujar Chicco.

Di sisi lain, ide membuat sekuel dan bahkan trilogi, lanjut Chicco, sudah terpikirkan sejak awal Filosofi Kopi akan diproduksi.

Gagasan utamanya adalah untuk memberi ruang kepada petani kopi, barista, dan dunia kopi agar dikenal publik lebih dalam lagi lewat media film.

"Emang dari awal Filosofi Kopi ini bukan sekadar film, tapi yang awal itu kami ingin memperkenalkan profesi barista dan para petani kopi dan kopi-kopi yang ada di Indonesia. Karena kopi ini melalui proses yang sangat panjang. Akhirnya muncullah ide terpikir bikin sekuel," kata Chicco.

"Sekuel ini adalah kolaborasi banyak orang karena kami ini user generated movie. kami sempat melemparkan ceritanya pada audience. Ada sekitar 3.000 orang yang subscribe cerita, yang terpilih dua orang dari Bali dan Jawa Barat," tambahnya.

Lalu apakah sang pencipta Filosofi Kopi tetap terlibat?

"Penulis scriptznya Irfan Ramli dan Jenny Yusuf dan Angga Sasongko. Tapi tetap dikurasi oleh Mbak Dewi Lestari," ujar Chicco.

Filosofi Kopi akan tayang perdana di bioskop Tanah Air pada 13 Juli 2017.

 

(sumber: kompas.com)