Di "Thor: Ragnarok", Hulk Akhirnya Bicara

 

Superhero bertubuh hijau Hulk tidak pernah berbicara kecuali saat ia kembali menjadi Bruce Banner.

Namun dalam trailer film Thor: Ragnarok, yang ditampilkan di Comic Con, San Diego, Sabtu (22/7/2017), Hulk ternyata bisa berbicara. Pemeran Hulk, Mark Ruffalo, mengatakan Hulk bukan lagi superhero yang hanya bisa menggeram dan menghancurkan.

Dalam Thor: Ragnarok dikisahkan, Hulk sudah lama tidak menjadi Bruce Banner. Sisi manusianya sudah dipendam. Ruffalo menuturkan, Hulk sudah bisa berdialog meskipun kosa katanya masih terbatas.

Dalam trailer film arahan Taika Waititi itu ditampilkan Hulk yang seperti orang baru belajar bicara. Contohnya seperti dialog di bawah ini.

Hulk: “Hulk like fire. Thor like water.”

Thor: “We’re kind of both like fire.”

Hulk: “But Hulk raging fire, Thor like smoldering fire.”

Thor: Ragnarok merupakan film ketiga Thor. Film produksi Marvel Studios ini dijadwalkan tayang pada November 2017.

Film ini menampilkan bintang-bintang Chris Hemsworth sebagai Thor, Mark Ruffalo berperan sebagai Hulk, dan Tom Hiddleston memerankan Loki.

Dalam trailer disebutkan Thor berjumpa lagi dengan Hulk. Keduanya berduet untuk melawan Hela, sang dewi maut. Mereka mendapat bantuan dari Loki dan Valkryie.

 

(sumber: kompas.com)

Siapa saja pemain "Wiro Sableng 212"?

 

Produser Sheila Timothy mengungkapkan bahwa pihaknya akan mengumumkan para pemain film Wiro Sableng 212 pada Agustus 2017 mendatang.

"Awal Agustus akan ada pengumuman ttg cast & karakternya dlm fim Wiro Sableng, Ayo..ada yang bisa tebak2 siapa jd siapa? ;) #SiapSableng," tulis Sheila pada akun Twitter-nya @lalatimothy, Jumat (21/7/2017).

Film Wiro Sableng digarap rumah produksi Lifelike Picture bersama Fox International Productions (FIP), yang merupakan perpanjangan tangan dari 20th Century Fox.

Layar lebar yang diadaptasi dari seial novel terkenal "Wiro Sableng" karya Bastian Tito itu menjadi film Asia Tenggara pertama yang ditangani oleh FIP.

Sebelumnya, dua rumah produksi tersebut telah mengumumkkan tiga aktor yang terlibat dalam film arahan sutradara Angga Dwimas Sasongko itu.

Vino G Bastian akan berperan sebaga Wiro Sableng. Kemudian, ada penyanyi Sherina Munaf dan aktris Marsha Timothy yang sejatinya adalah istri Vino. Namun, pemilik dua nama terakhir masih dirahasiakan perannya.

Selain itu, artis peran dan atlet beladiri Yayan Ruhian akan bertindak sebagai koreografer.

Film Wiro Sableng sendiri akan melaksanakan proses shooting pada Agustus 2017 mendatang. Rencananya, film itu akan masuk di jaringan bioskop Tanah Air pada 2018 mendatang.

 

(sumber: kompas.com)

Vokalis Linkin Park Meninggal karena Gantung Diri

 

Vokalis grup band Linkin Park, Chester Bennington (41), meninggal dunia karena gantung diri. Dikutip Billboard.com dari TMZ, Bennington ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di kediamannya di Palos Verdes pada Kamis (20/7/2017) waktu setempat.

Tak lama setelah berita mengejutkan ini heboh, pihak berwajib di Los Angeles pun mengonfirmasi Associated Press bahwa benar Bennington telah tutup usia.

Sebagai informasi, di sisa hidupnya Bennington diketahui memiliki masalah dengan obat-obatan terlarang dan kecanduan alkohol. Dia menikah dan dikaruniai enam orang anak.

Sebelum dia tutup usia, album terbaru Linkin Park yang berjudul One More Light, sukses bertengger di puncak Billboard 200 pada awal tahun ini.

Linkin Park sendiri menjadi band yang digemari pada tahun 2000 berkat album perdana mereka, Hybrid Theory. Album ini berhasil merebut perhatian dunia sehingga Linkin Park menjadi salah satu band alt-rock dan rap paling diperhitungkan saat itu.

Kemudian pada 2003 lalu Linkin Park melahirkan album Meteora, salah satu album tersukses mereka berkat kolaborasi yang apik bersama JAY-Z. Capaian ini membuat Linkin Park menjadi band yang paling berpengaruh di abad 21.

Selamat jalan Chester Bennington...

 

(sumber: kompas.com)

Mantan Pacar Awkarin Meninggal Dunia

 

Mantan kekasih selebgram Karin Novilda atau Awkarin, Oka Mahendra Putra, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa (18/7/2017).

Untuk diketahui, Oka adalah CEO Takis Management, yang menanungi Awkarin. Ia lulusan sebuah universitas di Seattle, Washington, AS.

Dulunya, Oka seorang rapper yang menggunakan nama Cash. Sekembalinya ke Indonesia, ia ingin mengembangkan hip hop lewat Takis.

Beberapa lagu diproduksi di bawah naungan Takis Management, termasuj "Bad", "Candu", dan "Makan Bang".

Oka berpacaran dengan Awkarin setelah perempuan itu putus dari selebgram Gaga Muhammad. Namun, beberapa waktu lalu, Oka juga putus dari Awkarin.

Dikabarkan pula bahwa Takis Management mengalami kebangkrutan dan Awkarin belum menerima bayaran sebagai selebgram yang bergabung dalam Takis Management.

Kesedihan sangat dirasakan Awkarin lewat media sosial, instagram miliknya. Terlebih lagi, Oka berulangtahun pada hari ini (20/7/17).

Awkarin: "Happy earlier birthday, love. Maafin karin ulang tahun kamu karin cuma bisa kasih Al Fatihah, Yasin, dan bunga mawar kesukaan kamu. im sorry for not being there at your last days. karin, quavo, mama papa kamu, temen temen kamu bakal kangen kamu banget. see you on the other side, sweetheart"

 

(sumber: kompas.com)

 

 

"Planet of the Apes 3", Manusia VS Primata

 

Film War for the Planet of the Apes menjadi trilogi penutup dari rangkaian pertikaian antara koloni kera cerdas dan koloni manusia.

Jika seri pertama Rise for the Planet of the Apes (2011) mengisahkan kemunculan kera cerdas dan virus yang mematikan bagi manusia. Dilanjutkan kemudian dengan Dawn for the Planet of the Apes (2014) yang menjadi pemicu perang antara koloni kera cerdas dan manusia.

Kali ini, War for the Planet of the Apes menitik beratkan pada cerita akhir dari peperangan tak berkesudahan antara dua koloni itu untuk menjadi penguasa terakhir di bumi. Cerita bermula setelah primata mengalami kekalahan telak.

Caesar (Andy Serkis) yang merupakan pemimpin koloni kera merasa dendam terhadap manusia. Puncak kemarahan Caesar terjadi ketika istri dan anaknya dibunuh oleh Kolonel Kerni (Woody Harrelson), pemimpin koloni manusia yang terkenal kejam. Caesar lalu melakukan perjalanan membalas dendam dibantu oleh para loyalisnya.

Mereka adalah Maurice (Karin Konoval), Rocket (Terry Notary) dan Luca (Michael Adamthwaite) yang merupakan tangan kanan Caesar. Selama perjalanan mereka bertemu kera lain bernama Bad Ape (Steve Zahn) dan seorang anak manusia penderita virus mematikkan, Nova (Amiah Miller).

Celakanya, rombongan kera yang mengungsi atas perintah Caesar ditangkap dan ditawan oleh pasukan Kolonel. Psikis Caesar semakin tak terkendali. Caesar pun diselimuti amarah dendam seperti Koba (Toby Kebbell), seekor kera yang menjadi pengobar peperangan antara manusia dan kera. Caesar pun harus menentukan keputusan untuk menyelesaikan dendam pribadi atau menyelamatkan kaumnya.

Film berdurasi 2 jam 20 menit itu menyuguhkan cerita yang sempurna. Sutradara Matt Reeves sukses membangun rangkaian dialog yang ringan dan penuh makna bersama penulis skenario Mark Bomback. Di mana tokoh Bad Ape menjadi sosok pencair di kala berkecamuknya peperangan.

Meskipun mengaungkan kata 'War', suasana film tak setegang yang dibayangkan. Justru, aroma cinta begitu kuat mematahkan rasa dendam dari dua cerita film sebelumnya. Amarah Caesar sendiri tidak lepas dari kejadian yang dialaminya serta bayang-bayang Koba yang kerap muncul dipikiran Caesar.

Beruntung, Maurice yang merupakan orangutan kepercayaan Caesar menjadi sosok yang menyejukkan ketika amarah Caesar bergejolak. Begitu pula Nova yang berhasil membunuh amarah dan dendam Caesar terhadap manusia.

Bisa dibilang, cara berpikir kera semakin cerdas dan manusia semakin gila akan kekuasaan.

Film fiksi War for the Planet of the Apes garapan rumah produksi Chernin Entertainment dan TSG Entertainment akan tayang di gedung bioskop Indonesia pada 26 Juli 2017. Sedngkan di Amerika Serikat, film ini telah ditayangkan pada 14 Juli lalu.

 

(sumber: kompas.com)